INGATLAH – Kota Padang bersiap menggelar Festival Kulek-Kulek yang akan berlangsung pada 14-16 Februari 2025 di Lapangan Apeksi, Balai Kota Aia Pacah.
Festival ini menjadi wadah bagi para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) untuk mempromosikan produk mereka sekaligus menarik lebih banyak konsumen.
Ketua panitia, Rima Noviana, menegaskan bahwa festival ini bertujuan mempercepat pertumbuhan UMKM dengan mendorong mereka lebih aktif dalam pemasaran produk.
“UMKM di Padang harus berkembang pesat. Tidak bisa terus bergantung pada pemerintah, tapi harus lebih mandiri dalam memasarkan produk,” ungkapnya.
Produk Lokal Semakin Kreatif dan Inovatif
Festival ini akan menampilkan berbagai produk unggulan, terutama dari sektor kuliner yang menjadi daya tarik utama Kota Padang.
Kuliner khas daerah ini telah dikenal secara luas, baik di tingkat nasional maupun internasional.
“Pelaku UMKM semakin kreatif dalam menghadirkan produk baru yang lebih variatif dan inovatif,” tambah Rima.
Selain makanan, festival ini juga akan menghadirkan produk fashion dan berbagai jasa yang ditawarkan oleh para pelaku usaha lokal.
Sebanyak 100 stan disediakan untuk menampung ragam produk unggulan yang bisa dinikmati pengunjung.
Untuk memastikan festival ini menarik minat masyarakat luas, panitia menetapkan harga produk mulai dari Rp2.000, sehingga lebih terjangkau bagi semua kalangan.
Tidak hanya itu, acara ini juga akan dimeriahkan dengan berbagai perlombaan yang dirancang untuk menambah keseruan sekaligus menarik lebih banyak pengunjung.
Dukungan Pemerintah untuk UMKM Kota Padang
Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kota Padang, Fauzan Ibnovi, menyatakan bahwa Pemerintah Kota Padang mendukung penuh penyelenggaraan festival ini sebagai bagian dari strategi mempercepat pertumbuhan UMKM.
“Pemkot Padang akan terus mendukung kegiatan seperti ini agar UMKM semakin maju. Kami telah menyiapkan berbagai program dan fasilitas untuk membantu mereka berkembang,” ujarnya.
Dengan adanya Festival Kulek-Kulek, diharapkan UMKM di Kota Padang semakin berdaya saing, kreatif, dan mampu menjangkau pasar yang lebih luas.
Acara ini bukan hanya sekadar ajang promosi, tetapi juga menjadi momentum penting untuk meningkatkan kualitas produk lokal serta memperkuat posisi UMKM dalam perekonomian daerah.(*)





