INGATLAH.COM – Kasus Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) kembali dilaporkan di Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat.
Kondisi ini memicu kewaspadaan di kalangan peternak, yang kini bergerak cepat untuk melindungi ternak mereka dari kemungkinan penularan.
Syafrizal, seorang peternak asal Sungai Sariak, mengaku telah mengambil langkah antisipasi sejak menerima informasi dari rekan sesama peternak dan dinas terkait mengenai munculnya kembali kasus PMK di daerahnya.
“Kami langsung antisipasi setelah mendapat info. Takut kalau ternak kami terjangkit,” ujarnya pada Sabtu (11/1/2025).
Langkah pencegahan yang dilakukan Syafrizal mencakup isolasi terhadap ternak yang baru dibeli atau yang telah dibawa ke pasar tetapi tidak terjual.
Ia memastikan ternak tersebut ditempatkan di kandang terpisah untuk mencegah potensi penularan penyakit ke hewan lainnya.
“Kandang ini dibuat untuk dua atau tiga ekor saja, jadi kalau ada yang membawa penyakit, tidak langsung menular ke ternak lain,” jelasnya.
Syafrizal juga mengakui bahwa pengalaman masa lalu dengan penyebaran PMK yang tinggi telah membuat para peternak lebih waspada.
Kini, mereka lebih cepat mendeteksi dan melakukan pencegahan sejak gejala awal penyakit terlihat.
“Kalau dulu minim informasi, sekarang kami lebih paham, jadi langsung bertindak kalau ada tanda-tanda gejala,” tambahnya.
Meskipun upaya antisipasi terus dilakukan, peternak berharap adanya dukungan lebih dari pihak terkait untuk membantu mereka melindungi ternak secara optimal. (*)





