BeritaUtama

Diperiksa Sebagai Saksi di Polda Riau, Begini Kata Hana Hanifah Kepada Wartawan

×

Diperiksa Sebagai Saksi di Polda Riau, Begini Kata Hana Hanifah Kepada Wartawan

Sebarkan artikel ini
Hana Hanifah.(ist)
Hana Hanifah.(ist)

INGATLAH.COM – Selebgram Hana Hanifah terlihat mendatangi Mapolda Riau pada Kamis sore, 5 Desember 2024.

Kehadirannya diduga terkait pemeriksaan dalam kasus dugaan korupsi Surat Perintah Perjalanan Dinas (SPPD) fiktif di Sekretariat DPRD Riau periode 2020-2021.

Pantauan di lokasi menunjukkan Hana keluar dari ruang pemeriksaan Subdit III Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) dengan mengenakan kaos hitam dan jilbab bermotif.

Ketika disinggung mengenai dugaan keterkaitannya dengan kasus SPPD fiktif, selebgram tersebut tetap memilih diam dan hanya memberikan ekspresi meminta maaf.

Baca Juga  Lihat Langsung Proses Pencoblosan, Begini Pesan Kapolda Riau

“Maaf ya,” ujarnya singkat sambil tersenyum, sebelum berlalu meninggalkan kerumunan wartawan yang terus berusaha meminta penjelasan.

Polisi Masih Dalami Pemeriksaan

Hingga berita ini diturunkan, Hana Hanifah masih menjalani pemeriksaan intensif oleh penyidik Subdit III Ditreskrimsus Polda Riau.

Namun, pihak kepolisian belum memberikan pernyataan resmi terkait sejauh mana keterlibatan selebgram tersebut dalam perkara ini.

“Proses penyidikan masih berlangsung. Kami akan memberikan informasi lebih lanjut setelah ada hasil pemeriksaan dan keterangan resmi,” dikutip dari pemberitaan riauaktual.com

Kasus dugaan korupsi SPPD fiktif DPRD Riau periode 2020-2021 ini memang menjadi perhatian publik, mengingat kerugian yang ditimbulkan dari praktik tersebut diduga mencapai jumlah signifikan.

Baca Juga  Korupsi BRKS Siak Rugikan Negara Rp18,9 Miliar, 88 Debitur Diduga Hanya Dipinjam Namanya

Kehadiran Hana Hanifah dalam pemeriksaan ini menambah sorotan, terutama mengenai potensi keterlibatannya dalam kasus tersebut.

Masyarakat masih menunggu perkembangan lebih lanjut terkait penyelidikan yang dilakukan oleh Polda Riau.

Keterangan resmi dari pihak berwenang akan segera disampaikan untuk menjawab berbagai spekulasi yang berkembang.(*)