INGATLAH.COM – Suasana riuh penuh canda tawa menyelimuti Kantor Lurah Tanah Pak Lambik (TPL), Kecamatan Padang Panjang Timur, pada Rabu (4/12/2024).
Dalam rangka memeriahkan Hari Jadi Kota (HJK) Padang Panjang ke-234, digelar lomba memasak unik yang melibatkan partisipasi masyarakat dengan sentuhan kearifan lokal khas Minangkabau.
Lomba ini menghadirkan dua kuliner tradisional yang ikonik, yakni cangkuak dan teh talua, namun dengan konsep peran yang ditukar.
Para bapak yang biasanya hanya menikmati cangkuak kini harus terjun langsung memasaknya, sementara para ibu-ibu beradu kemampuan membuat teh talua yang sering menjadi favorit para pria di warung kopi.
“Tujuan kami mengadakan lomba ini adalah untuk menghadirkan sesuatu yang berbeda sekaligus mempererat kebersamaan warga. Hasilnya sangat luar biasa, bapak-bapak mampu memasak cangkuak dengan cita rasa lezat, dan ibu-ibu sukses meracik teh talua dengan rasa yang pas,” ujar Lurah TPL, Romi Saputra.
Setelah lomba selesai, peserta dan warga berkumpul di aula kantor lurah untuk menikmati hasil masakan bersama.
Hidangan cangkuak dan teh talua disajikan kepada semua yang hadir, termasuk staf kelurahan, tokoh masyarakat, dan warga setempat.
Melestarikan Tradisi Kuliner
Menurut Romi, kegiatan ini bukan hanya ajang hiburan, tetapi juga menjadi cara untuk melestarikan kuliner tradisional Minangkabau serta memperkuat nilai kebersamaan di masyarakat.
“Saya berharap kegiatan seperti ini bisa terus dilanjutkan. Selain menghibur, ini adalah langkah nyata dalam merawat warisan kuliner kita,” katanya.
Lomba kuliner tersebut memberikan pengalaman berharga dan menciptakan kenangan indah bagi warga Tanah Pak Lambik.
“Semoga semangat kebersamaan ini selalu hidup di hati kita untuk terus membangun kekompakan di kelurahan ini,” tambahnya. (*)





