INGATLAH.COM – Kondisi jalan di Durian Tinggalang, Nagari Bawan, Kecamatan Ampek Nagari, Kabupaten Agam yang sangat minim penerangan dan rambu lalu lintas kembali memakan korban.
Terbaru, seorang ibu bersama tiga anaknya dilaporkan mengalami kecelakaan di jalur lintas Padang – Pasaman, yang berstatus sebagai jalan nasional tersebut.
Korban diketahui bernama Yarni Yunita, warga setempat, yang saat itu mengendarai sepeda motor bersama ketiga anaknya.
Peristiwa terjadi ketika korban hendak memasuki halaman rumahnya di Jorong Lubuk Aluang.
Namun nahas, dari arah belakang datang sepeda motor yang tak berlampu dengan kecepatan tinggi yang langsung menabrak mereka.
Akibat benturan tersebut, Yarni mengalami luka serius berupa patah tulang pada kaki, luka lebam di tubuh, serta luka di bagian mulut.
Satu orang anaknya juga mengalami patah tulang, sementara dua lainnya menderita luka pada bagian kaki dan tangan.
Seluruh korban sempat dibawa ke fasilitas kesehatan terdekat sebelum akhirnya dirujuk ke Rumah Sakit Kartika, Kota Padang, untuk penanganan lebih lanjut.
Peristiwa ini kembali menyoroti rendahnya tingkat keselamatan di ruas jalan tersebut.
Warga menyebut ketiadaan rambu lalu lintas dan penerangan jalan membuat pengendara kesulitan, terutama pada malam hari, sehingga meningkatkan risiko kecelakaan.
Mewakili aspirasi masyarakat, Wani Yurisa, S.H., dari kalangan generasi muda Nagari Bawan, mendesak pemerintah segera mengambil langkah konkret.
Ia mengusulkan pemasangan rambu lalu lintas, lampu penerangan jalan, serta penanda zona sekolah di sepanjang kurang lebih 3 kilometer ruas jalan dari Durian Tinggalang hingga Puskesmas Bawan.
“Kami berharap pemerintah daerah, provinsi, hingga kementerian terkait segera mengambil langkah nyata,” ujarnya.
Perbaikan infrastruktur keselamatan dinilai mendesak guna mencegah jatuhnya korban berikutnya serta memberikan rasa aman bagi masyarakat yang melintasi jalur tersebut setiap hari.





