INGATLAH.COM – Duka mendalam menyelimuti sebuah keluarga setelah seorang bocah berusia 9 tahun bernama Nopal meninggal dunia dalam insiden mobil terjebak banjir di Jalan Raya Simpang Kumu–Duri, Desa Sontang, Kecamatan Bonai Darussalam, Kamis (30/7/2026).
Nopal diketahui merupakan salah satu penumpang mobil Toyota Avanza yang mengalami mogok saat melintasi genangan banjir.
Saat kejadian, ia berada di dalam kendaraan bersama pengemudi Ikbal (29).
Kapolsek Bonai Darussalam Iptu Abdau Wardiyoso menjelaskan bahwa korban ditemukan dalam kondisi tidak sadarkan diri saat proses evakuasi dilakukan.
“Korban bersama pengemudi ditemukan tidak sadarkan diri di dalam mobil setelah dievakuasi dari genangan,” ujarnya.
Nopal sempat mendapatkan penanganan medis di Puskesmas Bonai Darussalam.
Namun karena kondisinya tidak kunjung membaik, ia kemudian dirujuk ke RSUD Kabupaten Rokan Hulu.
Sayangnya, dalam perjalanan menuju rumah sakit, nyawa bocah tersebut tidak tertolong.
Peristiwa tragis ini bermula saat kendaraan yang ditumpangi korban melintasi jalur yang tergenang banjir cukup tinggi.
Kendaraan tersebut diketahui datang dari arah Muara Rumbai menuju Bengkalis.
Saat melewati titik banjir kedua dari tiga lokasi genangan, mobil kehilangan tenaga dan mulai mengambang.
Situasi ini membuat kendaraan tidak bisa dikendalikan.
Warga bersama aparat kepolisian kemudian melakukan evakuasi terhadap mobil dan penumpangnya.
Proses tersebut berlangsung dengan penuh kehati-hatian.
Setelah berhasil dikeluarkan dari genangan, kondisi di dalam mobil menjadi perhatian.
Pengemudi dan Nopal ditemukan tidak sadarkan diri.
Dugaan sementara, korban mengalami keracunan akibat gas dari sistem pendingin udara mobil yang tetap aktif saat kendaraan terendam air.
Meski demikian, pihak kepolisian belum dapat memastikan penyebab pasti kematian.
Hasil autopsi dan pemeriksaan dokter forensik masih ditunggu.
Peristiwa ini menjadi pukulan berat bagi keluarga korban.
Sosok Nopal yang masih berusia belia harus meregang nyawa dalam situasi yang tidak terduga.
Polisi mengingatkan masyarakat agar lebih berhati-hati saat berkendara di musim hujan.
Menghindari jalur yang tergenang banjir menjadi langkah penting untuk mencegah kejadian serupa.
Selain itu, pengemudi juga diimbau untuk tidak memaksakan kendaraan melintasi genangan air yang berpotensi merusak mesin dan membahayakan keselamatan penumpang.
Tragedi ini menjadi pengingat bahwa keselamatan harus menjadi prioritas utama dalam setiap perjalanan.





