KAMPAR – Komitmen Polri dalam mendukung program ketahanan pangan nasional terus diwujudkan hingga ke pelosok desa. Salah satunya melalui kegiatan penanaman jagung pipil yang dilaksanakan di Desa Lubuk Sakai, Kecamatan Kampar Kiri Tengah, Kabupaten Kampar, Kamis (11/6/2026) pagi.
Kegiatan tersebut dipimpin oleh Bhabinkamtibmas Desa Lubuk Sakai, Aipda M. Saleh, SH, bersama Koordinator Penyuluh Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Kampar Kiri Tengah, Masnir, serta petani setempat, Sunardi. Penanaman dilakukan sebagai bentuk dukungan nyata terhadap program ketahanan pangan yang menjadi salah satu prioritas pemerintah dalam mewujudkan swasembada pangan nasional.
Sebanyak 5 kilogram bibit jagung pipil ditanam di lahan seluas 0,35 hektare yang berada di Dusun II, Jalan Poros Desa Lubuk Sakai. Penanaman dilakukan dengan pola tanam berjarak 30 sentimeter x 75 sentimeter guna mengoptimalkan pertumbuhan tanaman dan hasil panen. Jika berjalan sesuai target, jagung tersebut diperkirakan akan memasuki masa panen pada akhir September 2026.
Kapolsek Kampar Kiri Hilir AKP Era Maifo melalui Bhabinkamtibmas Desa Lubuk Sakai, Aipda M. Saleh, mengatakan kegiatan itu menjadi bukti bahwa Polri tidak hanya berperan dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga aktif mendukung program pembangunan yang berdampak langsung terhadap kesejahteraan warga.
“Penanaman jagung pipil ini bukan sekadar aktivitas pertanian, tetapi merupakan bentuk nyata sinergi antara Polri, penyuluh pertanian, dan masyarakat dalam mendukung ketahanan pangan nasional. Kami ingin membangun semangat kemandirian pangan melalui kolaborasi dan gotong royong seluruh elemen masyarakat,” ujar Aipda M. Saleh.
Ia menjelaskan, pemilihan lahan maupun jenis bibit yang digunakan telah melalui pendampingan dan kajian bersama penyuluh pertanian agar sesuai dengan karakteristik tanah dan kondisi iklim setempat. Dengan metode tanam yang tepat, hasil panen diharapkan mampu meningkatkan produktivitas pertanian sekaligus memberikan nilai ekonomi bagi masyarakat.
Sementara itu, Koordinator Penyuluh BPP Kampar Kiri Tengah, Masnir, menyebut pihaknya terus memberikan pendampingan teknis kepada petani mulai dari tahap persiapan lahan, pemilihan bibit unggul, proses penanaman hingga perawatan tanaman.
“Kondisi tanah dan cuaca saat ini cukup mendukung pertumbuhan jagung. Dengan perawatan yang baik, kami optimistis tanaman akan tumbuh maksimal dan menghasilkan panen yang memuaskan,” jelasnya.
Dukungan terhadap program tersebut juga datang dari kalangan petani. Sunardi, salah seorang petani yang terlibat dalam kegiatan penanaman, mengaku antusias dan bersyukur atas perhatian yang diberikan oleh Polri dan penyuluh pertanian.
“Kami merasa sangat terbantu dengan adanya pendampingan ini. Selain menambah semangat bertani, kami juga mendapatkan pengetahuan yang bermanfaat untuk meningkatkan hasil produksi. Harapannya panen nanti bisa memberikan hasil yang baik dan menambah pendapatan keluarga,” ungkapnya.
Aipda M. Saleh menegaskan bahwa Polri akan terus hadir mendampingi masyarakat, termasuk dalam sektor pertanian yang menjadi salah satu penopang perekonomian daerah.
“Kami akan terus mendampingi para petani dari masa tanam hingga panen. Semoga upaya ini dapat mendukung program ketahanan pangan nasional, meningkatkan produktivitas pertanian, serta mendorong kesejahteraan masyarakat di pedesaan,” tegasnya.
Melalui kegiatan tersebut, Polsek Kampar Kiri Hilir berharap tercipta desa-desa yang mandiri, produktif, dan mampu menjadi bagian penting dalam mewujudkan ketahanan pangan nasional yang berkelanjutan.





