HukrimRiauRokan Hilir

Aksi Koboi Jalanan Viral di Rohil, Pria Penodong Air Soft Gun Diamankan Satreskrim

×

Aksi Koboi Jalanan Viral di Rohil, Pria Penodong Air Soft Gun Diamankan Satreskrim

Sebarkan artikel ini

ROKAN HILIR – Gerak cepat Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Rokan Hilir membuahkan hasil. Seorang pria berinisial ADK berhasil diamankan setelah diduga melakukan pengancaman dengan menodongkan air soft gun kepada pengendara lain saat terjadi kemacetan lalu lintas di Kecamatan Tanah Putih, Kabupaten Rokan Hilir. Aksi tersebut sempat viral di media sosial dan memicu keresahan masyarakat.

Kapolres Rokan Hilir melalui Kasat Reskrim AKP Kris Tofel, S.Tr.K., S.I.K., mengatakan pengungkapan kasus ini berawal dari beredarnya video yang memperlihatkan seorang pria mengacungkan benda menyerupai senjata api ke arah pengendara lain di tengah kemacetan jalan.

“Video tersebut menjadi perhatian luas masyarakat dan menimbulkan keresahan karena memperlihatkan tindakan yang dapat membahayakan keselamatan pengguna jalan lainnya,” ujar AKP Kris Tofel, Selasa (9/6/2026).

Menindaklanjuti viralnya video tersebut, Unit Reaksi Cepat (URC) RAGA Satreskrim Polres Rokan Hilir langsung bergerak melakukan penyelidikan, pengumpulan informasi, serta analisis digital guna mengungkap identitas pelaku.

Dari hasil penyelidikan dan analisis menggunakan perangkat Inafis Polri, petugas berhasil mengidentifikasi pria yang diduga terlibat dalam insiden tersebut, yakni ADK.

Berdasarkan hasil pendalaman, peristiwa itu terjadi pada Minggu (7/6/2026) di Jalan Rantau Bais, Kepenghuluan Bukit Timah, Kecamatan Tanah Putih, Kabupaten Rokan Hilir. Saat kejadian, arus lalu lintas sedang mengalami kemacetan akibat penerapan sistem buka-tutup jalan.

Baca Juga  Tingkatkan Minat Baca Anak, Satpolairud Polres Siak Hadirkan Kapal Baca Melalui Program JALUR

Polisi menjelaskan, ADK yang sedang dalam perjalanan menuju Sungai Rokan terlibat cekcok dengan seorang pengendara berinisial M. Adu mulut tersebut dipicu situasi kemacetan yang membuat kedua pihak terlibat perselisihan di jalan.

Diduga tidak mampu mengendalikan emosi, ADK kemudian mengeluarkan satu pucuk air soft gun jenis Glock 22 dan mengarahkannya ke pengendara tersebut. Aksi itu direkam warga dan videonya kemudian menyebar luas di media sosial hingga menjadi viral.

Setelah mengantongi identitas terduga pelaku, pada Senin (8/6/2026), tim URC RAGA Satreskrim Polres Rokan Hilir berkolaborasi dengan URC RAGA Satreskrim Polres Bengkalis melakukan pengejaran di wilayah Kecamatan Mandau, Kabupaten Bengkalis.

Dalam operasi tersebut, petugas mengedepankan pendekatan persuasif hingga ADK bersikap kooperatif dan bersedia menemui penyidik. Saat menjalani pemeriksaan awal, ADK mengakui perbuatannya sebagaimana yang terlihat dalam rekaman video yang beredar di media sosial.

Polisi kemudian melakukan penggeledahan dan berhasil mengamankan sejumlah barang bukti, antara lain satu pucuk air soft gun jenis Glock 22 yang diduga digunakan saat kejadian serta pakaian yang dikenakan pelaku ketika insiden berlangsung.

Baca Juga  Bawa Dodos Saat Petugas Padamkan Api, Pria di Siak Ini Malah Halangi Alat Berat

Selanjutnya, ADK bersama barang bukti dibawa ke Mapolres Rokan Hilir untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Penyidik juga akan memeriksa korban serta sejumlah saksi guna melengkapi proses penyidikan dan memastikan seluruh fakta hukum terungkap secara utuh.

Kasat Reskrim AKP Kris Tofel menegaskan bahwa Polres Rokan Hilir tidak akan mentolerir segala bentuk tindakan yang dapat mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat, terlebih yang menimbulkan rasa takut di ruang publik.

Ia juga mengimbau masyarakat agar selalu mengedepankan kesabaran dan pengendalian diri saat berkendara, khususnya ketika menghadapi kemacetan lalu lintas, sehingga tidak melakukan tindakan yang dapat membahayakan diri sendiri maupun orang lain.

“Setiap bentuk tindakan yang menimbulkan ancaman, rasa takut, maupun keresahan di tengah masyarakat akan diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku,” tegas AKP Kris Tofel.

Saat ini, kasus dugaan pengancaman tersebut masih dalam penanganan Satreskrim Polres Rokan Hilir untuk proses penyidikan lebih lanjut.