BENGKALIS – Sebanyak 29 perangkat dan staf dari Desa Pangkalan Batang Barat serta Desa Pangkalan Batang, Kecamatan Bengkalis, menjalani tes urine yang digelar Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Bengkalis, Jumat (5/5/2026).
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan narkotika sekaligus memastikan lingkungan pemerintahan desa tetap bersih dari pengaruh narkoba.
Tes urine dilaksanakan di kantor masing-masing desa dengan melibatkan personel Satresnarkoba dan Sie Propam Polres Bengkalis.
Kegiatan dipimpin langsung oleh Kasat Resnarkoba Polres Bengkalis, AKP Tidar Laksono, didampingi Kapolsek Bengkalis, Iptu Hendro Wahyudi.
AKP Tidar Laksono mengatakan, pemeriksaan urine dilakukan sebagai langkah deteksi dini terhadap potensi penyalahgunaan narkotika di lingkungan aparatur pemerintahan desa.
Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan meningkatkan kesadaran para perangkat desa mengenai bahaya narkoba.
“Tes urine ini bertujuan memastikan lingkungan kerja pemerintahan desa tetap bersih dari penyalahgunaan narkoba,” katajya.
“Selain itu, kegiatan ini menjadi bentuk edukasi sekaligus komitmen bersama dalam mendukung terwujudnya Kabupaten Bengkalis yang bebas narkoba,” ujarnya.
Dari 29 peserta yang menjalani pemeriksaan, terdiri dari 18 perangkat dan staf Desa Pangkalan Batang Barat serta 11 perangkat dan staf Desa Pangkalan Batang.
Hasil pemeriksaan menunjukkan seluruh sampel urine negatif dan tidak ditemukan kandungan Methamphetamine maupun Amphetamine.
Hasil tersebut menjadi indikator positif bahwa aparatur desa memiliki komitmen kuat untuk menjaga integritas serta menjauhi penyalahgunaan narkotika, baik dalam menjalankan tugas pemerintahan maupun dalam kehidupan sehari-hari.
Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 09.00 WIB hingga 11.00 WIB itu berjalan aman, tertib, dan lancar.
AKP Tidar menegaskan, Satresnarkoba Polres Bengkalis akan terus melaksanakan kegiatan serupa secara berkala sebagai bentuk pengawasan dan pencegahan penyalahgunaan narkoba di berbagai lingkungan masyarakat.
“Kami akan terus melakukan langkah-langkah preventif dan pengawasan guna menciptakan lingkungan pemerintahan yang sehat, profesional, serta mendukung terwujudnya Bengkalis yang bersih dan bebas dari narkoba,” tegasnya.





