Berita

Sabu dan Bong Cantik Ditemukan, Eks DPRD Agam Diciduk Satres Narkoba

×

Sabu dan Bong Cantik Ditemukan, Eks DPRD Agam Diciduk Satres Narkoba

Sebarkan artikel ini

INGATLAH – Tim Satuan Reserse Narkoba (Satres Narkoba) Polres Agam kembali berhasil meringkus seorang pria berinisial MH alias Hasyim (56), Jumat (23/5/2025) sekitar pukul 17.00 WIB.

Hasyim dikenal sebagai residivis kasus narkotika sekaligus mantan anggota DPRD Kabupaten Agam.

Penangkapan berlangsung di sebuah rumah di kawasan Perumahan Plasma Bawan, Jorong Anak Aia Kasiang, Nagari Bawan, Kecamatan Ampek Nagari, Kabupaten Agam, Sumatera Barat.

Kasat Narkoba Polres Agam, Iptu Herwin, mengungkapkan bahwa pelaku sudah lama menjadi target operasi pihak kepolisian.

“Pelaku ini sebelumnya sudah pernah terlibat kasus narkoba pada tahun 2015 dan kembali beraksi. Selama dua minggu terakhir, tim kami memantau aktivitasnya karena laporan warga semakin banyak masuk,” jelas Herwin, Sabtu (24/5/2025).

Baca Juga  Polisi Riau Lumpuhkan 2 Kurir Narkoba Jaringan Internasional, 30 Kilogram Sabu Disita

Dalam penangkapan itu, polisi menemukan 11 paket sabu siap edar yang dikemas dalam berbagai bungkus.

Selain itu, turut diamankan satu kaca pirek berisi sabu, satu korek gas yang telah dimodifikasi, serta sebuah bong cantik yang diakui pelaku sebagai hasil kreasinya sendiri.

“Saat ini pelaku bersama barang bukti sudah kami amankan di Mapolres Agam untuk pemeriksaan dan penyidikan lebih lanjut,” tambah Herwin.

Kapolres Agam, AKBP Muari, menegaskan bahwa pelaku merupakan residivis yang pernah menjalani hukuman penjara selama empat tahun atas kasus serupa pada 2015.

Baca Juga  Tumpas Bandar Lansek Manih, Polres Sijunjung Tangkap Dua Pria Pengguna Sabu

“Fakta bahwa dia kembali terlibat kasus narkoba menunjukkan betapa pentingnya pengawasan ketat terhadap para residivis dan lingkungan rawan peredaran narkoba,” tegas Muari.

Ia juga mengingatkan bahwa Polres Agam akan selalu menindak tegas setiap laporan dari masyarakat terkait penyalahgunaan narkoba.

“Ini adalah bentuk tanggung jawab kami dalam melindungi generasi muda dari bahaya narkoba,” ujarnya.

AKBP Muari pun mengajak masyarakat untuk terus aktif melaporkan aktivitas mencurigakan di lingkungan masing-masing.

“Keberhasilan operasi seperti ini tentu tak lepas dari peran serta warga yang berani melapor,” pungkasnya. (*)