Pekanbaru

Sah! 4 Mualaf Resmi Masuk Islam di Masjid An Nur Riau

×

Sah! 4 Mualaf Resmi Masuk Islam di Masjid An Nur Riau

Sebarkan artikel ini

INGATLAH.COM – Kabar gembira dan penuh haru kembali datang dari Mualaf Center Riau di Masjid Raya An Nur, Jumat (8/5/2026).

Siang itu, suasana di masjid kebanggaan masyarakat Riau tersebut terasa berbeda.

Haru dan kebahagiaan bercampur menjadi satu ketika empat warga Pekanbaru mantap mengucapkan dua kalimat syahadat dan resmi memeluk agama Islam.

Didampingi keluarga serta kerabat terdekat, prosesi sakral itu berlangsung khidmat di hadapan ratusan jamaah yang hadir.

Empat mualaf tersebut yakni Rico Fernando (31), seorang karyawan swasta, Februarianrito (28) yang berprofesi sebagai wiraswasta, serta dua perempuan muda, Eka Lamtiurma (19) dan Lamtio Paulia Lubis (20).

Dengan langkah perlahan namun penuh keyakinan, mereka awalnya berjalan menuju bagian depan masjid untuk menjalani prosesi pengislaman.

Wajah-wajah tegang bercampur haru tampak jelas sebelum akhirnya satu per satu mengikuti tuntunan syahadat yang dipimpin Pengurus Mualaf Center An Nur, Rubianto.

Baca Juga  Sempat Imbang, PSPS Pekanbaru Tutup Babak Pertama dengan Keunggulan 2-1 atas Persekat Tegal

Suasana seketika menjadi syahdu saat lafaz syahadat terucap dari bibir para mualaf.

Sejumlah jamaah tampak menundukkan kepala, sementara lainnya tak mampu menyembunyikan rasa haru menyaksikan momen tersebut.

“Asyhadu an laa ilaaha illallaah, wa asyhadu anna muhammadar rasuulullaah. Aku bersaksi bahwa tidak ada Tuhan selain Allah, dan aku bersaksi bahwa Nabi Muhammad adalah utusan Allah” ucap para mualaf secara bergantian.

Usai prosesi selesai, senyum bahagia terpancar dari wajah keempat mualaf. Mereka kini resmi menjadi bagian dari umat Islam.

Dalam kesempatan itu, Ustaz Rubianto memberikan pesan penuh makna kepada para mualaf agar tetap istiqomah menjalani ajaran Islam dan terus belajar memperdalam ilmu agama.

“Setelah ini jangan lupa mandi besar. Yang paling penting tetap menjaga hubungan baik dengan keluarga meskipun berbeda keyakinan,” pesannya dengan lembut.

Baca Juga  Polda Riau Ungkap 2.506 Kasus Narkoba Sepanjang 2025 - 2026, Barang Bukti Tembus 1 Ton

Ia juga mengingatkan agar keimanan yang telah dipilih dijaga dengan sungguh-sungguh dan tidak dijadikan permainan.

“Terus belajar salat, wudhu, dan bacaan salat. Jangan pernah mempermainkan agama, tetap istiqomah menjalani keyakinan ini,” lanjutnya.

Sebagai bentuk perhatian dan dukungan, Mualaf Center An Nur Riau menyerahkan bingkisan berupa perlengkapan salat lengkap kepada keempat mualaf tersebut.

Bantuan itu menjadi simbol sambutan hangat bagi saudara baru dalam Islam.

Suasana kekeluargaan semakin terasa ketika jamaah satu per satu menghampiri para mualaf untuk memberikan ucapan selamat.

Beberapa di antaranya bahkan memeluk mereka dengan mata berkaca-kaca.

Momen di Masjid Raya An Nur itu bukan sekadar prosesi pengucapan syahadat.

Lebih dari itu, peristiwa tersebut menjadi gambaran indah tentang persaudaraan, penerimaan, dan hangatnya pelukan umat Islam bagi saudara baru mereka.