INGATLAH – Menjelang puncak arus mudik Lebaran 2026, PT Kereta Api Indonesia (KAI) Divisi Regional II Sumatera Barat mengimbau para calon pemudik untuk tetap waspada selama melakukan perjalanan menggunakan kereta api.
Salah satu imbauan yang disampaikan kepada penumpang adalah menghindari penggunaan perhiasan mencolok serta tidak membawa barang berharga secara berlebihan selama perjalanan.
Kepala Humas KAI Divre II Sumatera Barat, Reza Shahab, mengatakan langkah tersebut merupakan upaya preventif untuk meminimalkan potensi tindak kejahatan di area stasiun maupun di dalam rangkaian kereta.
“Kami ingin perjalanan mudik tahun ini berlangsung aman, nyaman, dan berkesan. Oleh karena itu, kami mengajak pelanggan untuk lebih mawas diri dan tidak mengundang perhatian yang tidak perlu dengan perhiasan mencolok,” ujar Reza, Minggu (15/3/2026).
Selain itu, KAI juga mengingatkan penumpang untuk selalu memperhatikan barang bawaan selama berada di stasiun maupun di dalam kereta.
Penumpang diminta memastikan kembali seluruh barang pribadi tidak tertinggal di kursi atau rak bagasi sebelum turun di stasiun tujuan.
Jika terjadi kehilangan barang, pelanggan diminta segera melapor kepada kondektur, petugas Polsuska, atau memanfaatkan layanan lost and found yang tersedia di stasiun.
Reza juga mengimbau masyarakat untuk tidak ragu melaporkan kepada petugas apabila melihat aktivitas mencurigakan di area stasiun maupun di dalam kereta.
Untuk memperoleh informasi perjalanan maupun layanan darurat, masyarakat dapat menghubungi layanan pelanggan KAI melalui media sosial @KAI121, WhatsApp 0811-1211-1121, atau email cs@kai.id.
KAI berharap dengan kewaspadaan bersama, perjalanan mudik Lebaran tahun ini dapat berlangsung lebih aman dan nyaman bagi seluruh penumpang.





