INGATLAH – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional II Sumatera Barat resmi memulai masa Angkutan Lebaran 2026.
Kesiapan ini ditandai dengan Apel Gelar Pasukan yang dipimpin langsung oleh Kepala Divisi Regional II Sumbar, Muh Tri Setyawan, di Stasiun Padang, Jumat (13/03).
Masa posko Angkutan Lebaran tahun ini ditetapkan selama 22 hari, terhitung sejak 11 Maret hingga 1 April 2026.
Fokus utama KAI adalah menghadirkan perjalanan mudik yang aman, nyaman, dan andal bagi seluruh pelanggan di wilayah Sumatera Barat.
Kapasitas Penumpang Meningkat 9 Persen
KAI Divre II Sumbar memproyeksikan adanya lonjakan volume penumpang dibandingkan tahun sebelumnya. Total tempat duduk yang disediakan mencapai 171.424 kursi, atau rata-rata 7.792 kursi per hari.
Angka ini meningkat 9 persen dibandingkan kapasitas tahun lalu yang sebanyak 156.640 tempat duduk.
Peningkatan kapasitas ini juga dipengaruhi oleh perubahan pola operasi pada layanan KA Lembah Anai.
Rute yang sebelumnya melayani Kayu Tanam-Bandara Internasional Minangkabau (BIM) kini dialihkan menjadi Kayu Tanam-Padang, sehingga dapat menampung lebih banyak penumpang. KAI memprediksi puncak kepadatan penumpang akan terjadi pada 18 Maret 2026.
Setiap harinya, KAI akan mengoperasikan 28 perjalanan kereta api lokal dengan rincian:
- KA Pariaman Ekspres: 10 perjalanan (Pauhlila – Naras PP).
- KA Minangkabau Ekspres: 12 perjalanan (Pulau Aie – BIM PP).
- KA Lembah Anai: 6 perjalanan (Padang – Kayu Tanam PP).
Prioritas Keselamatan dan Kesiapan Sarana
Guna memastikan operasional berjalan tanpa kendala, KAI telah melakukan Ramp Check Standar Pelayanan Minimum (SPM) bersama Kementerian Perhubungan. Sebanyak 13 lokomotif, 26 kereta, dan 3 trainset KRD dipastikan dalam kondisi prima.
“Apel Gelar Pasukan ini merupakan bentuk komitmen KAI dalam memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat. Kami bertekad menghadirkan pengalaman perjalanan mudik yang aman, nyaman, dan berkesan,” ujar Muh Tri Setyawan.
Selain aspek teknis, KAI juga menempatkan Alat Material Untuk Siaga (AMUS) serta petugas tambahan seperti Petugas Penjaga Jalur (PPJ) di titik-titik rawan bencana seperti banjir atau longsor.
Pengamanan juga diperketat dengan melibatkan unsur internal maupun eksternal dari TNI dan Polri.
Panduan Tiket dan Layanan Stasiun
Masyarakat yang ingin mudik menggunakan kereta api diimbau untuk memesan tiket melalui aplikasi Access by KAImulai H-7 keberangkatan.
Untuk pembelian langsung di stasiun (go show), tiket tersedia mulai 3 jam sebelum keberangkatan selama kuota masih ada.
Selama masa Angkutan Lebaran, KAI juga meningkatkan fasilitas kebersihan di stasiun serta menyediakan layanan tambahan berupa pembagian takjil gratis pada momen-momen tertentu untuk meningkatkan kenyamanan pelanggan. (*)





