INGATLAH.COM – Kebakaran hebat melanda kawasan usaha padat di Jalan Merak, Kelurahan Tangkerang Tengah, Kota Pekanbaru, Rabu (11/3/2026) dini hari.
Diketahui, insiden tersebut terjadi sekitar pukul 02.50 WIB. Sedikitnya 12 kios semi permanen dilaporkan ludes dilalap api hingga rata dengan tanah.
Peristiwa tersebut terjadi saat sebagian besar warga masih tertidur. Api yang tiba-tiba muncul dengan cepat membesar karena bangunan kios didominasi material semi permanen yang mudah terbakar.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Pekanbaru, Zarman Candra, mengatakan pihaknya menerima laporan kebakaran dari warga sekitar yang melihat api sudah membesar di deretan kios.
“Kami menerima laporan sekitar pukul 02.50 WIB. Saat tim tiba di lokasi, api sudah cukup besar dan telah melahap sejumlah kios yang sebagian besar berbahan semi permanen,” ujar Zarman.
Menurutnya, warga baru menyadari kejadian tersebut ketika api telah menjalar ke beberapa bangunan lainnya. Dalam waktu singkat, kobaran api semakin membesar dan memicu kepanikan warga di sekitar lokasi.
Beberapa warga sempat berupaya memadamkan api menggunakan peralatan seadanya. Namun, besarnya kobaran api membuat upaya tersebut tidak membuahkan hasil.
Mendapat laporan itu, DPKP Pekanbaru langsung mengerahkan sejumlah unit mobil pemadam kebakaran ke lokasi kejadian. Petugas kemudian berjibaku memadamkan api yang terus berkobar dan mengancam bangunan lain di sekitar kawasan tersebut.
“Petugas melakukan upaya pemadaman sekaligus pendinginan agar api tidak merambat ke bangunan lain. Setelah beberapa waktu, api akhirnya berhasil dikendalikan,” jelasnya.
Selain menghanguskan belasan kios, kebakaran tersebut juga menyebabkan dua unit mobil yang terparkir di sekitar lokasi ikut terbakar.
Beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Meski demikian, kerugian materi diperkirakan cukup besar karena sebagian kios yang terbakar merupakan tempat usaha warga.
Saat ini, penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan pihak berwenang. Petugas juga masih melakukan pendataan untuk memastikan total kerugian akibat peristiwa tersebut.





