INGATLAH.COM – Menyambut datangnya bulan suci Ramadan 1447 Hijriah, Kantor Urusan Agama (KUA) kecamatan se-Provinsi Riau menggelar Gerakan Bersama Bersih-Bersih Masjid (GEBET BBM).
Program ini menargetkan minimal satu desa atau kelurahan di setiap kecamatan sebagai lokasi pelaksanaan.
Kegiatan yang dilaksanakan serentak tersebut melibatkan aparatur sipil negara (ASN) Kementerian Agama tingkat kecamatan, penghulu, penyuluh agama, pengurus masjid, hingga masyarakat dan jemaah setempat.
Sejak pagi hari, ratusan masjid di berbagai daerah tampak dipenuhi semangat gotong royong membersihkan area dalam maupun luar rumah ibadah.
Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Riau, Muliardi, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat aktif dalam gerakan tersebut.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh Kepala KUA, penghulu, penyuluh, pelaksana, serta masyarakat dan jemaah masjid. Ini adalah wujud nyata kepedulian kita terhadap kebersihan dan kenyamanan rumah ibadah,” ujarnya.
Ia menegaskan, GEBET BBM bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan bagian dari program nasional Menteri Agama bertajuk Kemenag Berdampak.
“Gerakan ini dilaksanakan serentak di seluruh Indonesia dan langsung dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Kita ingin masjid benar-benar siap menyambut Ramadan dalam kondisi bersih, nyaman, dan layak bagi jemaah,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala Bidang Urusan Agama Islam Kanwil Kemenag Riau, Muhammad Fakhri, mengungkapkan bahwa sebanyak 1.867 masjid di 12 kabupaten/kota se-Provinsi Riau terdata mengikuti gerakan ini.
Menurutnya, para ASN dan masyarakat terlibat langsung dalam berbagai aktivitas, mulai dari menyapu dan mengepel lantai, membersihkan tempat wudu dan toilet, hingga menata kembali perlengkapan ibadah.
“Jumlah masjid yang terlibat sebanyak 1.867 unit. Kita meminta setiap Kepala KUA mengarahkan pelaksanaan gerakan ini di setiap desa atau kelurahan, minimal satu masjid ikut serta,” jelas Kabid yang akrab disapa Ustaz Fakhri.
Ia menambahkan, kegiatan ini tidak hanya berorientasi pada kebersihan fisik masjid, tetapi juga menjadi sarana memperkuat nilai gotong royong dan kebersamaan di tengah masyarakat.
“Menjaga kebersihan adalah bagian dari iman. Melalui gerakan ini, kita ingin menumbuhkan kesadaran umat bahwa merawat rumah ibadah merupakan tanggung jawab bersama,” tegasnya.
Adapun rincian jumlah masjid yang terlibat di masing-masing daerah yakni Kabupaten Indragiri Hulu 194 masjid, Indragiri Hilir 236 masjid, Pelalawan 118 masjid, Siak 136 masjid, Kuantan Singingi 229 masjid, Kampar 250 masjid.
Selanjutnya, Rokan Hulu 145 masjid, Bengkalis 155 masjid, Rokan Hilir 184 masjid, Kepulauan Meranti 101 masjid, Kota Pekanbaru 83 masjid, dan Kota Dumai 36 masjid.
Dengan semangat kebersamaan ini, masjid-masjid di Riau diharapkan siap menjadi pusat ibadah dan aktivitas keagamaan yang bersih serta nyaman selama bulan suci Ramadan.





