INGATLAH – Pemerintah Provinsi Sumatera Barat (Pemprov Sumbar) resmi memutuskan untuk tidak memberlakukan sistem satu arah (one way) pada jalur Padang-Bukittinggi selama masa libur Idulfitri tahun ini.
Keputusan ini diambil karena proses perbaikan di ruas jalan Lembah Anai yang terdampak bencana akhir November lalu masih belum tuntas.
Sekretaris Daerah Provinsi Sumbar, Arry Yuswandi, menyampaikan hal tersebut saat meninjau progres pengerjaan di Kabupaten Tanah Datar, Senin (16/2/2026).
“Mengingat belum tuntasnya perbaikan jalan Lembah Anai, maka kebijakan penerapan sistem one way kita tiadakan pada tahun ini,” tegas Arry Yuswandi.
Selain meniadakan sistem satu arah, pemerintah mengeluarkan imbauan tegas bagi para pengendara agar tidak berhenti di sepanjang jalur Lembah Anai.
Langkah ini bertujuan untuk menjaga kelancaran lalu lintas serta menghindari risiko keselamatan di kawasan yang masih dalam tahap perbaikan tersebut.
“Kawasan ini belum sepenuhnya aman dan masih dalam proses pengerjaan. Yang perlu kita lakukan adalah mengantisipasi berbagai kemungkinan terburuk untuk memastikan keselamatan masyarakat. Karena itu, pengendara dilarang berhenti di sepanjang jalur tersebut,” tambah Arry.
Menanggapi kebijakan tersebut, Kepala Biro Hukum Setda Provinsi Sumbar, Masheri Yanda Boy, menyatakan bahwa prioritas utama pemerintah adalah mencegah risiko yang lebih besar bagi masyarakat, terutama menjelang lonjakan arus mudik dan balik Lebaran.
“Kalau pemerintah bertindak bisa disalahkan, tidak bertindak juga disalahkan. Tetapi yang jelas, keselamatan masyarakat harus tetap menjadi pertimbangan utama,” ujar Masheri.
Meski pengerjaan jalan ditargetkan baru rampung total pada Juni mendatang, akses jalur Lembah Anai akan tetap dibuka selama 24 jam selama masa libur Lebaran.
Kebijakan ini mengikuti arahan Menteri Pekerjaan Umum RI, Dodi Hanggodo, untuk mendukung mobilitas masyarakat.
Pemprov Sumbar meminta masyarakat untuk selalu berhati-hati, mematuhi rambu-rambu lalu lintas, serta mengikuti petunjuk petugas di lapangan demi keselamatan bersama selama melintasi kawasan tersebut. (*)





