Berita

Wako Padang Perintahkan Evakuasi 5 Mahasiswa Terjebak di Sungai Bangek

×

Wako Padang Perintahkan Evakuasi 5 Mahasiswa Terjebak di Sungai Bangek

Sebarkan artikel ini
Wali Kota Padang, Fadly Amran. (Foto: Ingatlah)
Wali Kota Padang, Fadly Amran. (Foto: Istimewa)

INGATLAH – Wali Kota Padang, Fadly Amran, bergerak cepat memerintahkan tim Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan unsur rescue gabungan untuk mengevakuasi lima orang mahasiswa yang terjebak di aliran Sungai Bangek, Senin (16/2/2026).

Langkah darurat ini diambil segera setelah Wali Kota menerima laporan dari Camat Koto Tangah mengenai kondisi para mahasiswa tersebut.

Tim BPBD bersama Basarnas dilaporkan telah menuju lokasi untuk melakukan tindakan penyelamatan.

“Kita mendapatkan laporan dari Camat Koto Tangah, dan saat ini BPBD bersama Basarnas sudah menuju lokasi untuk melakukan evakuasi. Insya Allah berjalan lancar,” ungkap Fadly Amran.

Baca Juga  Beasiswa Pemprov Riau 2024 Sudah Ditransfer ke Rekening Mahasiswa

Menyikapi situasi tersebut, Fadly Amran juga mengeluarkan imbauan tegas kepada seluruh warga Kota Padang agar senantiasa berhati-hati terhadap ancaman cuaca ekstrem.

Berdasarkan data dari BMKG, wilayah Kota Padang saat ini berpotensi diguyur hujan dengan intensitas sedang hingga lebat.

“Kami minta masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, utamanya yang berada di wilayah sekitar aliran sungai,” tambah Wali Kota.

Senada dengan hal tersebut, Penjabat (Pj) Sekda Kota Padang, Raju Minropa, menjelaskan bahwa Pemerintah Kota (Pemko) Padang tengah berupaya meminimalisir dampak bencana bagi masyarakat, terlebih menjelang masuknya bulan suci Ramadan.

Baca Juga  Djournal Coffee Buka di Padang, ISMAYA Group Mulai Gencar Ekspansi ke Sumatera

Sesuai instruksi Wali Kota, seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait diminta bersiap siaga mempedomani informasi peringatan dini dari BMKG mengenai potensi hujan lebat dan angin kencang.

“DLH kita minta untuk merapikan pohon-pohon yang berpotensi tumbang, begitu juga BPBD dan Damkar sesuai tupoksinya,” jelas Raju Minropa.

Langkah preventif ini dilakukan guna memastikan keamanan dan kenyamanan masyarakat Padang dalam menghadapi cuaca yang tidak menentu serta dalam menyambut persiapan ibadah Ramadan. (*)