Gaya Hidup

Rumah Ong Boen Tjit, Destinasi Religi Non-Islam di Palembang

×

Rumah Ong Boen Tjit, Destinasi Religi Non-Islam di Palembang

Sebarkan artikel ini
Rumah 300 tahun di tepian Sungai Musi Palembang [Foto:tripadvisor.co.id]
Rumah 300 tahun di tepian Sungai Musi Palembang [Foto:tripadvisor.co.id]

INGATLAH.COM – Palembang tidak hanya dikenal dengan Jembatan Ampera dan Sungai Musi, tetapi juga menyimpan berbagai destinasi wisata religi non-Islam yang menarik.

Salah satu di antaranya adalah Rumah Ong Boen Tjit, sebuah rumah bersejarah yang terletak di Lorong Saudagar Yucing, Kelurahan 3-4 Ulu.

Rumah ini merupakan saksi bisu perjalanan waktu selama lebih dari 300 tahun.

Sejarah dan Keunikan Arsitektur

Dibangun pada abad ke-17 oleh saudagar kaya bernama Ong Boen Tjit, rumah ini berdiri kokoh di tepian Sungai Musi.

Meski berusia lebih dari tiga abad, bangunan ini tetap terawat dengan baik.

Daya tarik utamanya terletak pada keindahan ornamen Tiongkok yang berpadu harmonis dengan ukiran khas Palembang, menciptakan nuansa budaya yang unik dan memikat.

Rumah ini terdiri dari tiga area utama:

  1. Bagian Depan: Digunakan sebagai tempat menerima tamu, dengan dekorasi khas Tiongkok yang penuh warna.
  2. Bagian Tengah: Menjadi pusat spiritual dengan Altar Dewa dan Altar Leluhur untuk peribadatan.
  3. Bagian Belakang: Area pribadi yang saat ini dihuni oleh keturunan ke-6 Ong Boen Tjit, menjaga tradisi keluarga yang telah berlangsung berabad-abad.
Baca Juga  Modest Fashion Asia Tenggara Unjuk Gigi di Forum Mode Global BoF Crossroads 2025

Akses dan Fasilitas Wisata

Mengunjungi Rumah Ong Boen Tjit sangat mudah.

Wisatawan dapat mengaksesnya melalui jalur darat atau jalur sungai. Bagi yang ingin merasakan sensasi berbeda, menggunakan getek dari Benteng Kuto Besak (BKB) hanya memerlukan biaya sekitar Rp5.000 per orang.

Selama perjalanan, pengunjung dapat menikmati pemandangan indah Sungai Musi yang memukau, terutama saat matahari terbenam.

Sejak pertengahan tahun 2021, telah dibangun Dermaga Rumah Baba Ong Boen Tjit, menambah daya tarik wisata dengan berbagai spot foto yang instagramable, ideal untuk para pecinta fotografi.

Homestay dan Kuliner Khas Palembang

Tidak hanya berfungsi sebagai destinasi religi dan rumah cagar budaya, Rumah Ong Boen Tjit kini juga menyediakan dua kamar homestay.

Baca Juga  Benteng Marlborough, Jejak Sejarah Kolonial Inggris di Bengkulu

Wisatawan dapat merasakan pengalaman menginap dengan suasana Tionghoa yang autentik, lengkap dengan dekorasi tradisional yang menenangkan.

Selain itu, di pelataran rumah ini terdapat sebuah kafe yang menyajikan berbagai kuliner khas Palembang, menawarkan pengalaman bersantap dengan pemandangan langsung ke Sungai Musi.

Kombinasi antara cita rasa lokal dan atmosfer budaya Tiongkok menciptakan pengalaman wisata yang tak terlupakan.

Warisan Budaya yang Hidup

Rumah Ong Boen Tjit bukan sekadar bangunan tua, melainkan warisan budaya hidup yang mencerminkan akulturasi budaya Tionghoa dan Palembang.

Setiap sudut rumah ini memiliki cerita, dari sejarah saudagar kaya di masa lalu hingga kehidupan keturunannya yang menjaga tradisi hingga kini.

Jadi, jika anda berkunjung ke Palembang, sempatkanlah mampir ke Rumah Ong Boen Tjit.

Nikmati keindahan arsitektur, suasana sejarah, dan kelezatan kuliner khas Palembang di satu tempat yang penuh makna. (*)