Ekonomi

Kolaborasi Tingkatkan Literasi dan Inklusi Keuangan Bagi Kader Posyandu di Lampung

×

Kolaborasi Tingkatkan Literasi dan Inklusi Keuangan Bagi Kader Posyandu di Lampung

Sebarkan artikel ini
Kepala Cabang Pegadaian, Mario Susilo Putri; Walikota Metro, dr. H. Wahdi Siradjuddin; Chief Compliance & Risk Management Asuransi Astra, Widya Adi Tjahjono. (Foto: Istimewa)
Kepala Cabang Pegadaian, Mario Susilo Putri; Walikota Metro, dr. H. Wahdi Siradjuddin; Chief Compliance & Risk Management Asuransi Astra, Widya Adi Tjahjono. (Foto: Istimewa)

INGATLAH.COM – Untuk mencapai kestabilan ekonomi keluarga, penting bagi seseorang memiliki pengetahuan tentang pengelolaan keuangan yang baik.

Oleh karena itu, diperlukan pemerataan edukasi keuangan ke berbagai kalangan masyarakat. Kader Posyandu, yang dianggap sebagai tokoh masyarakat yang berperan penting, tidak hanya dalam bidang kesehatan tetapi juga keuangan, menjadi sasaran program literasi keuangan.

Asuransi Astra bersama Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengadakan kelas literasi keuangan bertajuk “KAUM CANTIKK” di Jambore Kader Kesehatan Kota Metro, Lampung (23/7).

Peningkatan kapasitas kader kesehatan Kota Metro dalam mengelola keuangan yang tepat menjadi fokus utama. Menurut data OJK tahun 2022, indeks literasi keuangan di Lampung hanya 41,30%, lebih rendah dibandingkan rata-rata nasional sebesar 49,68%.

Menanggapi hal ini, Asuransi Astra dan OJK meluncurkan program KAUM CANTIKK (KAder posyandU Metro CAkap & meNgerTI Keuangan Keluarga), yang bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan kader Posyandu dalam menciptakan stabilitas finansial.

Baca Juga  Menjelajahi Keindahan Pulau Sebesi dan Sebuku, Surga Tersembunyi di Lampung

Dalam sesi literasi keuangan yang dihadiri 1.000 kader, sebagian besar perempuan, dibahas mengenai manajemen keuangan yang baik untuk jangka panjang dan menghadapi risiko masa depan.

Widya Adi Tjahjono, Chief Compliance & Risk Management Asuransi Astra, menekankan pentingnya pengelolaan keuangan keluarga yang bijak untuk meminimalkan risiko keuangan dan melindungi aset keluarga.

Data OJK menunjukkan 85% keputusan belanja keluarga diatur oleh istri atau ibu rumah tangga, sehingga keterampilan mengelola keuangan sangat penting.

Selain literasi keuangan, Asuransi Astra juga memberikan inklusi keuangan berupa asuransi kecelakaan diri Garda Me Micro kepada seluruh peserta.

Baca Juga  Jadwal Operasional Bank Muamalat Selama Libur Natal dan Tahun Baru

Ini bertujuan meningkatkan akses masyarakat terhadap produk keuangan dan memberikan pengalaman berasuransi untuk meminimalkan dampak risiko.

Beasiswa Pendidikan Anak juga diberikan kepada kader Posyandu dengan masa bakti lebih dari 40 tahun, untuk membantu biaya pendidikan anggota keluarga mereka.

“Dengan literasi keuangan yang baik, kita dapat mengelola risiko lebih efektif dan meminimalkan dampak keuangan dari kejadian tak terduga. Harapan kami, kader Posyandu sebagai tokoh warga setempat dapat menata keuangan dengan baik dan membagikan informasi ini kepada warga lainnya. Dengan begitu, keluarga dan komunitas sekitar Posyandu terlindungi secara finansial dan mampu menghadapi tantangan ekonomi dengan lebih baik,” ujar Widya. (*)