INGATLAH.COM – Dalam upaya meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi bencana alam dan kecelakaan, Pangkalan TNI Angkatan Udara (Lanud) Sutan Sjahrir mengadakan latihan Search and Rescue (SAR) bertajuk “Vertical Rescue”.
Kegiatan ini berlangsung di Kantor Satuan Pertahanan Pangkalan (Sathanlan), Kota Padang, Sumatra Barat, pada Rabu (4/12).
Latihan ini menjadi bukti komitmen Lanud Sutan Sjahrir dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, khususnya dalam situasi darurat.
Dipimpin oleh Penjabat Sementara (Pjs) Dansathanlan, Kapten Sus Zaoton Akhmad, latihan dirancang untuk menyerupai kondisi nyata.
Peserta dilatih untuk melakukan evakuasi korban di medan sulit, seperti longsor, gempa bumi, atau kecelakaan olahraga dirgantara, termasuk paralayang dan gantole yang tersangkut di ketinggian.
“Latihan ini sangat penting untuk melatih personel berpikir cepat dan mengambil keputusan di bawah tekanan. Selain itu, kami memastikan bahwa peralatan penyelamatan berfungsi optimal,” ujar Kapten Zaoton.
Latihan ini menggunakan berbagai peralatan khusus seperti harness, carabiner, pulley system, dan descender untuk mendukung penyelamatan di medan ekstrem.
Selain itu, komunikasi antaranggota tim menjadi kunci utama dalam menjaga kelancaran operasi.
“Setiap anggota tim memiliki peran penting, mulai dari pemasangan tali pengaman hingga evakuasi korban. Semua harus bekerja sama untuk keberhasilan operasi,” tambah Kapten Zaoton.
Selain meningkatkan kemampuan teknis, latihan ini juga bertujuan memperkuat solidaritas dan kepedulian terhadap sesama.
Lanud Sutan Sjahrir memastikan bahwa tim penyelamat yang terlatih dapat memberikan bantuan secara cepat dan efektif kepada masyarakat dalam situasi darurat.
“Kami berkomitmen untuk terus meningkatkan kemampuan penyelamatan sebagai bagian dari pelayanan terbaik kepada masyarakat,” tutup Kapten Zaoton.
Latihan “Vertical Rescue” ini diharapkan dapat mempersiapkan personel Lanud Sutan Sjahrir untuk menghadapi berbagai tantangan bencana alam dan kecelakaan, sehingga mampu memberikan kontribusi nyata dalam penyelamatan dan pelayanan publik. (*)





