INGATLAH.COM – Kejaksaan Tinggi (Kejati) Riau membantah tegas tuduhan adanya oknum yang diduga bermain proyek dalam pembangunan pengaman tebing Sungai Kampar di Desa Padang Mutung, Kecamatan Kampar.
Kepala Seksi Penerangan Hukum (Kasi Penkum) dan Humas Kejati Riau, Zikrullah, memastikan tuduhan tersebut tidak berdasar dan hanya kesalahpahaman.
“Pemberitaan beberapa media lokal yang menyebut ada oknum Kejati yang terlibat proyek itu tidak benar. Pengawas proyek mungkin salah memahami atau keliru menyampaikan informasi,” ujar Zikrullah, Selasa (19/11/2024).
Ia menjelaskan bahwa keterlibatan Kejati Riau dalam proyek tersebut bukan sebagai pelaksana, melainkan untuk menjalankan tugas pengamanan Proyek Strategis Nasional (PSN).
Menurutnya, pengawasan tersebut sesuai Pedoman Jaksa Agung Nomor 5 Tahun 2023, yang mengatur peran intelijen kejaksaan dalam mendeteksi dini dan mencegah ancaman terhadap pembangunan strategis.
Zikrullah juga mengklarifikasi pernyataan salah seorang pengawas proyek yang menyebut proyek tersebut “milik Kejati,” dengan menegaskan bahwa yang dilakukan adalah pengecekan rutin untuk memastikan kelancaran pelaksanaan proyek strategis.
Ia menambahkan, Kejati Riau tidak akan mentoleransi tindakan oknum pegawai yang menyalahgunakan wewenang. Jika ada bukti keterlibatan dalam praktik curang, Zikrullah memastikan pihaknya akan memberikan sanksi tegas.
“Jika memang ada oknum yang bermain proyek, sebutkan namanya. Kami akan menindak tegas sesuai aturan,” katanya.
Selain itu, Zikrullah mengapresiasi peran masyarakat dan media yang aktif mengawasi penggunaan anggaran negara.
Pengawasan publik dianggap penting untuk memastikan pelaksanaan pembangunan berjalan sesuai aturan hukum. Ia juga mengimbau agar setiap dugaan penyimpangan dilaporkan melalui mekanisme yang telah diatur dalam Peraturan Pemerintah Nomor 43 Tahun 2018.
Kejati Riau menegaskan komitmennya menjaga transparansi dalam pengamanan pembangunan strategis.
Dengan melibatkan masyarakat dan berbagai pihak, Kejati optimistis proyek seperti pengaman tebing Sungai Kampar dapat selesai tepat waktu dan memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat.
“Peran kami adalah memastikan pembangunan berjalan lancar dan sesuai aturan. Kami tidak akan memberi ruang untuk penyimpangan. Itu adalah amanat yang kami pegang teguh,” tutup Zikrullah.(thohir)





