SAWAHLUNTO – Pemerintah Kota Sawahlunto optimistis ekonomi daerah akan tumbuh hingga 4,73 persen pada 2025 dengan tingkat inflasi yang terjaga di bawah 3,5 persen.
Hal ini disampaikan oleh Penjabat Wali Kota Sawahlunto, Fauzan Hasan, saat menanggapi pandangan umum fraksi-fraksi dalam rapat paripurna yang dipimpin oleh Ketua DPRD Sawahlunto, Susi Haryati, pada Senin (11/11/2024).
“Dengan stabilitas ekonomi yang terus membaik, kita optimis mampu mencapai target pertumbuhan ekonomi 4,73 persen, melampaui pertumbuhan 4,46 persen pada 2023,” ungkap Fauzan.
Ia menjelaskan, sektor pertanian dan industri akan menjadi fokus utama dalam mendorong perekonomian Sawahlunto.
Pemerintah daerah berupaya memperkuat hilirisasi produk dari kedua sektor ini, karena sektor pertanian dan industri masih menjadi andalan masyarakat.
Untuk menjaga daya beli masyarakat, Pemko Sawahlunto berkomitmen mengendalikan laju inflasi agar tetap di bawah 3,5 persen.
“Inflasi yang terlalu tinggi dapat menurunkan daya beli masyarakat, sementara inflasi yang terlalu rendah bisa mengurangi insentif produksi. Maka, pengendalian inflasi sangat penting untuk menjaga momentum pertumbuhan ekonomi kita,” lanjut Fauzan.
Sebagai langkah antisipasi jika terjadi lonjakan inflasi, Pemko telah menyiapkan alokasi dana khusus dalam APBD.
Selain itu, kerja sama dengan daerah terdekat dan daerah penghasil komoditas bahan pokok juga dijalin untuk memastikan kestabilan pasokan barang.
Pemko berharap, dengan langkah-langkah strategis ini, ekonomi Sawahlunto akan terus tumbuh sehat dan kesejahteraan masyarakat meningkat.(*)





