INGATLAH.COM – Sony baru-baru ini mengonfirmasi bahwa konsol terbarunya, PlayStation 5 Pro (PS5 Pro), telah tersedia di pasar global sejak dirilis pada September lalu.
Namun, beberapa negara, termasuk Indonesia dan India, tidak dapat mengaksesnya secara resmi karena keterbatasan teknis terkait pita frekuensi nirkabel yang dibutuhkan perangkat ini untuk beroperasi optimal.
Dalam pernyataan resmi yang dikutip dari GSM Arena pada Sabtu (9/11), Sony mengungkapkan bahwa PS5 Pro memanfaatkan teknologi Wi-Fi 7 berbasis pita frekuensi 6GHz, sesuai standar IEEE 802.11be.
Sayangnya, penggunaan frekuensi ini belum sepenuhnya diizinkan atau didukung di Indonesia.
Hal ini menjadi alasan utama mengapa PS5 Pro tidak tersedia di negara-negara dengan kendala regulasi frekuensi tersebut.
“PS5 Pro tidak akan tersedia di beberapa negara (saat ini termasuk India) di mana pita nirkabel 6GHz yang digunakan dalam IEEE 802.11be (Wi-Fi 7) belum diizinkan,” ungkap Sony.
Alternatif Pembelian PS5 Pro di Indonesia
Walaupun tidak tersedia secara resmi, gamer di Indonesia masih memiliki opsi untuk membeli PS5 Pro melalui pihak ketiga.
Beberapa marketplace lokal sudah mulai menawarkan PS5 Pro, meskipun dengan harga yang lebih tinggi dibandingkan harga resmi di luar negeri.
PS5 Pro dibanderol seharga USD699,99 atau sekitar Rp10,9 juta di pasar global. Untuk penggemar yang mencari keistimewaan, Sony juga menyediakan edisi terbatas 30th Anniversary PS5 Pro dengan harga USD999,9 atau sekitar Rp15 juta.
Edisi khusus ini hadir dengan desain terinspirasi PlayStation pertama yang rilis pada 1994 dan diproduksi dalam jumlah terbatas sebanyak 12.300 unit bernomor unik.
Belum ada informasi lebih lanjut terkait rencana Sony untuk merilis PS5 Pro secara resmi di Indonesia.
Namun, para gamer yang ingin segera menikmati fitur PS5 Pro dapat mempertimbangkan pembelian dari penjual pihak ketiga sebagai opsi terbaik saat ini. (*)





