BeritaUtama

10 Rumah di Padang Ludes Terbakar, Kerugian Capai Rp1 Miliar

×

10 Rumah di Padang Ludes Terbakar, Kerugian Capai Rp1 Miliar

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi pemadam kebakaran. (Foto: Istimewa)

INGATLAH.COM – Sebanyak 10 unit rumah semi permanen di Kecamatan Lubuk Begalung, Kota Padang, ludes terbakar pada Senin (28/10/2024) malam.

Kebakaran terjadi sekitar pukul 22.00 WIB, di saat sejumlah pemilik rumah sedang berada di luar.

Tim Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Padang menghadapi tantangan besar saat berupaya memadamkan api, terutama karena lokasi yang dipenuhi warga menghalangi akses mereka ke titik kebakaran.

Zulfirman, salah satu pemilik rumah yang terdampak kebakaran, mengatakan bahwa ia baru mengetahui musibah itu setelah diberitahu orang lain.

“Saat kejadian, saya sedang di luar bersama keluarga. Tiba-tiba ada yang memberi tahu rumah kami terbakar,” ujarnya.

Baca Juga  Korsleting Listrik Diduga Picu Kebakaran Rumah di Pesisir Selatan, Dua Penghuni Selamat

Ia menambahkan, saat sampai di lokasi, seluruh rumah sudah dilalap api, dan tidak ada barang yang bisa diselamatkan.

“Semuanya habis,” katanya dengan nada sedih.

Kepala Bidang Operasi dan Sarana Prasarana Dinas Damkar Kota Padang, Rinaldi, menyatakan bahwa mereka menerima laporan kebakaran pada pukul 22.00 WIB dan segera mengirimkan 70 personel serta tujuh mobil pemadam.

Proses pemadaman berlangsung selama sekitar 1,5 jam dan dilanjutkan dengan pendinginan area.

“Tidak ada korban jiwa dalam insiden ini, namun seorang anak berusia dua tahun mengalami luka bakar,” jelas Rinaldi.

Baca Juga  Sejumlah Kapolsek di Indragiri Hulu Diganti

Rinaldi juga mengungkapkan bahwa banyaknya warga yang berkerumun di lokasi membuat tim Damkar kesulitan menjangkau titik api.

“Masyarakat sekitar enggan mundur meski kami ingatkan, sehingga kami terpaksa menyemprotkan air ke arah mereka untuk memperlancar akses,” tambahnya.

Total kerugian akibat kebakaran ini diperkirakan mencapai Rp1 miliar, dengan area terdampak sekitar 60×40 meter. Sebanyak 30 warga yang terdampak kini terpaksa mengungsi di rumah tetangga terdekat. (*)