Berita

PDI Perjuangan Padang Mobilisasi Armada Medis dan Logistik bagi Korban Banjir

×

PDI Perjuangan Padang Mobilisasi Armada Medis dan Logistik bagi Korban Banjir

Sebarkan artikel ini

INGATLAH – Merespons situasi darurat hidrometeorologi di Kota Padang, Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kota Padang segera mengambil langkah taktis dengan memobilisasi bantuan komprehensif guna meringankan beban masyarakat yang terdampak.

Beberapa hari cuaca berupa hujan dengan intensitas ekstrem yang mengguyur Kota Padang selama dua hari berturut-turut telah memicu eskalasi banjir di sejumlah wilayah.

Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Padang, Albert Hendra Lukman aksi kemanusiaan ini difokuskan pada dua sektor vital pelayanan kesehatan darurat dan ketahanan pangan.

Armada bantuan mulai dilepas sedari kemarin, Sabtu (3/1) untuk menjangkau wilayah-wilayah yang mengalami dampak signifikan.

Salah satu instrumen utama dalam aksi ini adalah pengerahan unit ambulans yang terintegrasi.

Baca Juga  Laga Imbang Berujung Kontroversi, PSSI Kirim Protes ke AFC dan FIFA

Albert mengungkapkan bahwa pihaknya menerima dukungan armada tambahan yang kemudian didistribusikan secara strategis ke berbagai daerah terdampak.

“DPC PDI Perjuangan Kota Padang mengoordinasikan pengerahan unit ambulans yang telah disebar ke masing-masing wilayah. Khusus untuk Kota Padang, armada ini akan bergerak secara sinergis menuju kawasan Lubuk Minturun dan Pasar Lalang, Kuranji,” ujar Albert Hendra Lukman yang juga menjabat sebagai Anggota DPRD Sumatera Barat (Sumbar). Minggu (4/1).

Tidak hanya sekadar menyediakan transportasi medis, PDI Perjuangan juga menerjunkan tim perawat dan tenaga kesehatan profesional ke lapangan.

Langkah ini diambil untuk memastikan warga yang mulai terserang penyakit pascabanjir mendapatkan penanganan medis secara instan di lokasi.

Baca Juga  Wabup Dharmasraya Pimpin Rakor Bersama Seluruh Wali Nagari Bahas Percepatan Pembangunan

Di sisi lain, pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat juga menjadi prioritas. Ribuan paket logistik berupa nasi bungkus dan bantuan pangan lainnya didistribusikan secara merata.

“Kami menyadari bahwa akses terhadap pangan sehat menjadi tantangan utama saat rumah warga terendam. Oleh karena itu, selain tenaga medis, kami juga mendistribusikan bantuan pangan dan paket sembako sebagai wujud kehadiran partai di tengah kesulitan rakyat,” pungkas Albert.

Upaya mitigasi sosial ini diharapkan mampu meminimalisir risiko kesehatan dan menjaga stabilitas kondisi psikologis masyarakat di tengah cuaca yang masih sulit diprediksi. (*)