Ekonomi

Nilai Rupiah Merosot, Bank Indonesia Siapkan Intervensi Tiga Arah

×

Nilai Rupiah Merosot, Bank Indonesia Siapkan Intervensi Tiga Arah

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi uang rupiah. (Foto: Istimewa)
Ilustrasi uang rupiah. (Foto: Istimewa)

INGATLAH.COM – Nilai tukar rupiah mengalami pelemahan terhadap dolar AS pada perdagangan Senin, di tengah meningkatnya ketegangan antara Israel dan Iran yang memicu kekhawatiran di pasar global terkait potensi eskalasi konflik di Timur Tengah.

Rupiah tercatat turun 72 poin atau 0,46 persen ke level Rp15.719 per dolar AS, dibandingkan posisi sebelumnya di Rp15.647 per dolar AS, seperti dilansir oleh Antara.

Analis mata uang, Lukman Leong, menyatakan bahwa sentimen negatif dari konflik Israel-Iran ini mendorong penguatan dolar AS yang menekan rupiah.

Baca Juga  Honda Hayati Bagikan Tips Aman Saat Naik Motor di Jalan Berbatuan

“Rupiah diperkirakan akan melemah terhadap dolar AS yang terus menguat seiring serangan balasan Israel ke Iran. Ini meningkatkan kecemasan akan eskalasi konflik di Timur Tengah,” ujar Lukman, Senin (27/10/2024).

Menurut proyeksinya, nilai tukar rupiah berada di kisaran Rp15.600 hingga Rp15.700 per dolar AS dalam waktu dekat.

Lukman juga menambahkan bahwa walau tidak ada data ekonomi domestik yang signifikan, Bank Indonesia (BI) diperkirakan akan mengambil langkah intervensi untuk menstabilkan rupiah.

BI diproyeksikan melakukan triple intervention melalui pasar surat berharga, valas, dan sukuk untuk menahan pelemahan lebih lanjut pada mata uang domestik. (*)

Baca Juga  Tekanan Suku Bunga Tinggi dan Dampaknya Terhadap Ekonomi AS