Berita

Perjalanan Karier Yuliot Tanjung, Putra Minang Dari BKPM hingga Kabinet Prabowo

×

Perjalanan Karier Yuliot Tanjung, Putra Minang Dari BKPM hingga Kabinet Prabowo

Sebarkan artikel ini

INGATLAH.COM – Presiden Prabowo Subianto secara resmi mengumumkan susunan Kabinet Merah Putih pada Minggu malam (20/10/2024). Salah satu posisi strategis diisi oleh Yuliot Tanjung, yang dipercaya sebagai Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).

Yuliot akan mendampingi Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia, dalam mengelola sektor energi yang krusial bagi perekonomian Indonesia.

Putra Minang Berpengalaman

Yuliot Tanjung, pria kelahiran Padang Panjang pada 7 Oktober 1963, adalah figur berpengalaman dengan perjalanan karier yang panjang.

Berusia 61 tahun, Yuliot menyelesaikan pendidikan dasar hingga menengah di kampung halamannya, termasuk menyelesaikan studi di SMA Negeri 1 Padang Panjang.

Setelah itu, Yuliot melanjutkan pendidikan tingginya di Universitas Andalas (Unand) dengan mengambil jurusan Produksi Ternak, dan kemudian meraih gelar Magister Manajemen dari Sekolah Tinggi Manajemen PPM.

Karier Melesat di BKPM

Karier Yuliot di dunia pemerintahan dimulai sejak 1988 ketika Ia bergabung dengan Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM). Selama puluhan tahun, Ia menempati berbagai posisi strategis, seperti Kepala Kantor Perwakilan BKPM di Taiwan dan Kepala Biro Perencanaan dan Informasi.

Baca Juga  Rayakan May Day, Polres Rohil Gaungkan Semangat Kebersamaan Lewat Olahraga dan Aksi Hijau

Pada tahun 2006, kariernya semakin berkembang saat ditunjuk sebagai Direktur Promosi Dalam Negeri pada Deputi Bidang Promosi Penanaman Modal.

Yuliot kemudian menjabat sebagai Direktur Deregulasi Penanaman Modal dari 2014 hingga 2019, sebelum menjadi Deputi Bidang Pengembangan Iklim Penanaman Modal pada tahun 2020.

Jabatan terakhirnya sebelum ditunjuk sebagai Wamen ESDM adalah sebagai Deputi Bidang Pengendalian Pelaksanaan Penanaman Modal, yang diemban hingga Juni 2024.

Wakil Menteri Tanpa Dukungan Partai Politik

Sebelum mengisi posisi Wamen ESDM, Yuliot sempat menjabat sebagai Wakil Menteri Investasi selama tiga bulan, dari Juli hingga Oktober 2024.

Menariknya, Yuliot menjadi satu-satunya wakil menteri yang tidak diusung oleh partai politik, menegaskan rekam jejaknya yang profesional dan independen.

Pengalaman panjang Yuliot di sektor investasi, terutama dalam pengembangan iklim usaha dan deregulasi, menjadi modal penting untuk mendukung transformasi energi di Indonesia.

Baca Juga  Kesal Ditagih Utang, Pria di Dumai Sayat Nadi Pemilik Warung hingga Tewas

Putra Minang dalam Kabinet Merah Putih

Selain Yuliot Tanjung, sejumlah putra Minang juga dipercaya dalam Kabinet Merah Putih.

Di antaranya Fadli Zon yang menjabat sebagai Menteri Kebudayaan, Yassierli sebagai Menteri Ketenagakerjaan, dan Yusril Ihza Mahendra sebagai Menteri Koordinator Hukum, HAM, Imigrasi, dan Permasyarakatan.

Beberapa tokoh lain yang turut mengisi kabinet adalah Dony Oskaria sebagai Wakil Menteri BUMN, Hasan Nasbi sebagai Kepala Kantor Komunikasi Presiden, serta Helvi Yuni Moraza sebagai Wakil Menteri UKM.

Selain itu, Ahmad Riza Patria ditunjuk sebagai Wakil Menteri Desa, dan mantan vokalis Nidji, Giring Ganesha Djumaryo, menjabat sebagai Wakil Menteri Kebudayaan.

Susunan kabinet yang diumumkan ini menunjukkan komitmen Presiden Prabowo dalam merangkul profesional di berbagai bidang untuk mendukung program-program strategis pemerintah.