Tanah DatarBeritaEkonomi

Pacu Kuda Bupati Cup 2026 Dongkrak Ekonomi Warga Tanah Datar

×

Pacu Kuda Bupati Cup 2026 Dongkrak Ekonomi Warga Tanah Datar

Sebarkan artikel ini

INGATLAH.COM – Gelaran Pacu Kuda Open Race dan Tradisional Bupati Cup 2026 tidak hanya menjadi ajang olahraga dan pelestarian tradisi di Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat.

Kegiatan tersebut juga dinilai mampu menggerakkan perekonomian masyarakat, terutama pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Bupati Tanah Datar, Eka Putra, mengatakan tingginya antusiasme masyarakat yang menyaksikan perlombaan di Gelanggang Dang Tuanku, Bukit Gombak, pada Minggu (18/10/2026), turut mendorong aktivitas perdagangan di sekitar lokasi.

“Perputaran uang di sini cukup tinggi. Tentu kami ingin Tanah Datar terus memiliki berbagai kegiatan yang mampu menggerakkan ekonomi masyarakat,” kata Eka Putra seusai menyaksikan perlombaan.

Menurutnya, pacu kuda yang digelar dua kali dalam setahun merupakan upaya pemerintah daerah untuk menjawab tingginya minat masyarakat terhadap olahraga berkuda. Selain menjadi hiburan dan ajang kompetisi, kegiatan tersebut juga membuka peluang usaha bagi pedagang.

Dampak ekonomi dari penyelenggaraan pacu kuda, kata Eka Putra, tidak hanya dirasakan warga Tanah Datar, tetapi juga masyarakat dari daerah lain yang terlibat dalam kegiatan tersebut.

Ia pun mengapresiasi seluruh pihak yang mendukung kelancaran acara, mulai dari panitia, sponsor, unsur TNI-Polri, Satpol PP, hingga masyarakat yang ikut menjaga ketertiban.

Baca Juga  Pemko Padang Dorong Masjid Jadi Rumah Pembinaan Anak dan Lansia

“Alhamdulillah, pelaksanaan Bupati Cup Pacu Kuda tahun 2026 pada hari pertama ini berjalan dengan baik. Saya mengapresiasi seluruh pihak yang telah menjalankan tugasnya sehingga tidak terjadi hal-hal yang tidak kita inginkan,” ujarnya.

Eka Putra turut mengajak masyarakat Sumatera Barat, khususnya warga Tanah Datar, untuk menyaksikan perlombaan pada hari kedua, Senin (19/10/2026).

Salah satu nomor yang menjadi perhatian adalah kelas derby dengan hadiah sekitar Rp 35 juta. Kelas tersebut diikuti tujuh kuda terbaik dari Sumatera Barat.

Pemerintah daerah berharap tingginya antusiasme penonton dapat terus mendorong penyelenggaraan kegiatan olahraga tradisional yang memiliki dampak positif bagi masyarakat.

Pemkab Tanah Datar juga berencana melanjutkan tradisi pacu kuda pada 2027. Eka Putra mengatakan, pemerintah daerah akan mengajukan jadwal pelaksanaan kepada Persatuan Olahraga Berkuda Seluruh Indonesia (Pordasi) Sumatera Barat.

Pemerintah daerah mengupayakan agar pacu kuda dapat kembali digelar setelah Idul Fitri dan pada akhir tahun.

“Insyaallah, tahun depan kita laksanakan lagi. Kita akan meminta jadwal setelah Idul Fitri kepada Pordasi Sumbar, kemudian mengajukan jadwal untuk pelaksanaan berikutnya pada akhir tahun,” kata Eka Putra.

Baca Juga  Tim Phyton Polsek Lubeg Bekuk Pencuri Motor, Tersangka Akui Hendak Jual Beli Sabu

Ia menyebut penyelenggaraan pacu kuda mendapat dukungan dari ninik mamak tiga nagari serta kalangan pemuda. Kegiatan ini juga telah menjadi salah satu agenda yang dinantikan masyarakat, khususnya warga Batusangkar dan para penghobi pacu kuda.

Menurutnya, kegiatan olahraga dan tradisi daerah perlu terus didorong karena berpotensi meningkatkan aktivitas ekonomi sekaligus memperkuat kebersamaan masyarakat.

Selain pacu kuda, Tanah Datar sebelumnya menjadi tuan rumah cabang olahraga tinju dan voli dalam Porprov Sumatera Barat. Pemerintah daerah juga menjadwalkan kegiatan road race pada 1 November 2026.

Di sela-sela rangkaian kegiatan tersebut, pemerintah daerah turut menggelar program Wakaf Seribu Al-Qur’an di Istano Basa Pagaruyung.

Eka Putra juga menyampaikan apresiasi kepada PT Bank Nagari Sumatera Barat sebagai sponsor utama serta PT Semen Padang yang ikut mendukung penyelenggaraan pacu kuda.

Ia berharap dukungan berbagai pihak dapat menjaga keberlanjutan tradisi pacu kuda sekaligus memperluas manfaat ekonomi bagi masyarakat Tanah Datar.