INGATLAH.COM – Pertamina Sumatera Barat (Sumbar) menyalurkan bantuan kemanusiaan senilai sekitar Rp100 juta untuk warga terdampak banjir di Kota Padang.
Bantuan tersebut didistribusikan ke tiga kecamatan, yakni Koto Tangah, Nanggalo, dan Kuranji.
Penyaluran bantuan dilakukan pada Senin (12/10/2026) melalui kerja sama dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Padang.
Bantuan tersebut ditujukan untuk memenuhi kebutuhan dasar warga terdampak, termasuk masyarakat yang berada di pengungsian.
Adapun bantuan yang disalurkan meliputi paket sembako, perlengkapan untuk ibu dan anak, kebutuhan pengungsian, serta peralatan memasak dan LPG untuk mendukung operasional dapur umum.
Berdasarkan data Pertamina, bantuan yang diberikan antara lain 60 dus air mineral, 60 dus mi instan, 60 dus minyak goreng ukuran 1 liter, 30 kaleng sarden, dan 60 karung beras dengan berat masing-masing 10 kilogram.
Selain itu, Pertamina menyalurkan 10 papan telur, lima dus susu UHT, 20 buah biskuit, 300 selimut, 30 paket pakaian anak, 20 paket pakaian bayi, 20 pak pembalut, serta 10 pak popok.
Untuk mendukung kebutuhan dapur umum, bantuan juga mencakup enam set kompor dua tungku lengkap dengan regulator, 12 panci, 12 wajan, 50 piring, 50 gelas, 50 sendok, 20 teko, 25 ember, 12 spatula, serta tiga tabung Bright Gas berukuran 12 kilogram.
Bantuan tersebut diperkirakan dapat menjangkau sekitar 498 jiwa selama proses pemulihan pascabencana berlangsung.
Penyerahan bantuan dipusatkan di Posko Lapau Munggu, Kecamatan Kuranji. Selanjutnya, bantuan akan didistribusikan ke sejumlah titik terdampak lainnya melalui BPBD Kota Padang.
Bantuan diserahkan langsung oleh Sales Area Manager (SAM) Pertamina Ritel Sumbar, Fakhri Rizal, didampingi SBM Bima dan sejumlah pegawai Pertamina Sumbar.
Fakhri mengatakan, penyaluran bantuan tersebut merupakan bagian dari komitmen Pertamina untuk membantu masyarakat yang tengah menghadapi situasi sulit akibat bencana.
Menurutnya, gerakan kemanusiaan dilakukan sebagai bentuk kepedulian perusahaan terhadap warga terdampak, sekaligus membantu meringankan beban mereka hingga kondisi kembali pulih.
“Kita akan selalu melakukan gerakan kemanusiaan untuk sama merasakan sedih dan duka, serta berupaya meringankan rasa sedih itu, menjelang kembalinya pulih bencana,” ujar Fakhri, Selasa (13/10/2026).
Dia menambahkan, Pertamina juga pernah menyalurkan bantuan serupa ketika bencana melanda Kabupaten Solok beberapa waktu lalu, serta di sejumlah daerah lainnya.
“Kita juga melakukan hal yang sama ketika terjadi bencana di Kabupaten Solok, serta tempat lainnya, karena ini gerakan kemanusiaan dan rasa yang mendalam,” tutupnya.





