RiauKampar

Sisir Desa Hangtuah, Polisi Kampar Buru Jejak Narkoba hingga Rumah yang Dicurigai

×

Sisir Desa Hangtuah, Polisi Kampar Buru Jejak Narkoba hingga Rumah yang Dicurigai

Sebarkan artikel ini

INGATLAH.COM — Upaya memberantas narkoba di Kabupaten Kampar, Riau, terus digencarkan. Kali ini, jajaran Polsek Perhentian Raja menyisir Desa Hangtuah, Kecamatan Perhentian Raja, Selasa (13/10/2026), untuk menyelidiki dugaan adanya lokasi yang berkaitan dengan penyalahgunaan narkotika.

Operasi yang dimulai sekitar pukul 10.30 WIB tersebut dipimpin Kapolsek Perhentian Raja Iptu Okto Wahyudi, S.Fil., M.H. Petugas mendatangi rumah yang dicurigai menjadi lokasi aktivitas narkoba untuk melakukan pemeriksaan dan penggeledahan.

Polisi tidak hanya mencari barang bukti narkotika, tetapi juga menyelidiki dugaan keberadaan pengedar maupun pengguna. Petugas turut mengantisipasi kemungkinan ditemukannya senjata api atau senjata tajam di lokasi sasaran.

Dalam operasi itu, Kapolsek didampingi Kanit Reskrim, Kanit Binmas, Kanit Intel, Kanit Propam, Bhabinkamtibmas Desa Hangtuah, personel kepolisian, serta seorang perangkat desa.

Baca Juga  Tergiur Uang Arisan Rp40 Juta, Dua Pria di Kampar Habisi Nyawa Tetangga

Sebelum pelaksanaan razia, Kanit Reskrim Ipda David Gusmanto, S.H., M.H., memimpin apel dan memberikan arahan kepada personel agar menjalankan pemeriksaan secara cermat serta sesuai ketentuan hukum.

Hasilnya, pemeriksaan di rumah yang menjadi sasaran tidak menemukan barang bukti narkotika. Petugas juga tidak mendapati warga yang sedang menggunakan narkoba saat pemeriksaan berlangsung.

Meski hasil razia nihil, Kapolsek Perhentian Raja Iptu Okto Wahyudi menegaskan bahwa pengawasan terhadap potensi peredaran narkoba tidak boleh berhenti.

“Hasil negatif adalah hal yang kita syukuri, namun bukan berarti pekerjaan selesai. Justru ini menjadi pemicu untuk tetap waspada. Narkoba tidak boleh diberi ruang sekecil apa pun di desa kita,” kata Okto.

Baca Juga  Tengah Malam, Personel Polres Kampar Blusukan ke Titik Rawan Bangkinang hingga Tol

Ia menekankan bahwa pemberantasan narkoba membutuhkan keterlibatan masyarakat, bukan hanya mengandalkan operasi kepolisian.

Okto meminta warga segera menyampaikan informasi kepada pihak berwenang jika melihat aktivitas yang dinilai mencurigakan dan diduga berkaitan dengan penyalahgunaan maupun peredaran narkotika.

“Prinsip kita tetap sama: Pulihkan Pengguna, Berantas Mata Rantai Bandar Narkoba. Polisi tidak bekerja sendiri. Kita butuh mata dan telinga warga di setiap sudut desa,” ujarnya.

Kegiatan berakhir sekitar pukul 12.10 WIB dalam keadaan aman dan kondusif. Polsek Perhentian Raja memastikan upaya pencegahan dan penindakan terhadap dugaan aktivitas narkoba akan terus dilakukan untuk menjaga keamanan masyarakat di wilayah hukumnya.