Berita

Eskalasi Memanas, Israel dan Iran Terlibat Serangan Rudal Besar-besaran

×

Eskalasi Memanas, Israel dan Iran Terlibat Serangan Rudal Besar-besaran

Sebarkan artikel ini
Rudal Iran yang menyerang Israel. (Foto: Istimewa)

INGATLAH.COM – Israel terus mengoperasikan sistem pertahanan udara Iron Dome setelah rentetan rudal balistik dan hipersonik dari Iran menghantam wilayahnya pada Selasa malam, 1 Oktober 2024.

Dilaporkan oleh Reuters, Iran meluncurkan sekitar 180 rudal balistik dan roket sebagai aksi balasan terhadap kematian dua tokoh milisi pro-Teheran, yaitu Ismail Haniyeh dari Hamas dan Hassan Nasrallah dari Hizbullah.

Sirene bahaya terdengar di seluruh Israel, memaksa warga untuk berlindung di tempat aman. Garda Revolusi Iran (IRGC) mengklaim bahwa 90 persen dari rudal mereka berhasil mengenai sasaran yang ditargetkan.

Untuk pertama kalinya, Iran menggunakan rudal hipersonik Fattah buatan dalam negeri dalam serangan ini.

Baca Juga  Polres Solok Siagakan 63 Personel Operasi Lilin Singgalang 2024

Target serangan rudal Iran dilaporkan meliputi pangkalan udara dan fasilitas radar militer Israel, termasuk personel keamanan yang terlibat dalam operasi pembunuhan terhadap Haniyeh dan Nasrallah.

Menurut pejabat Israel yang dikutip The Independent, banyak dari rudal tersebut berhasil dicegat oleh Angkatan Udara Israel.

Namun, beberapa rudal tetap berhasil mencapai sasaran, menimbulkan kerusakan di beberapa bangunan dan menyebabkan kebakaran.

Sementara itu, beberapa rudal jatuh di wilayah Palestina setelah dicegat oleh Iron Dome, tanpa menimbulkan korban jiwa.

Ledakan terdengar hingga wilayah Yerusalem, Tepi Barat, dan Lembah Sungai Yordan. Warga Israel bergegas ke tempat perlindungan bom, sementara reporter televisi dilaporkan berlindung selama siaran langsung.

Baca Juga  Israel Dipastikan Tersingkir dari Kualifikasi Piala Dunia 2026

Times of Israel melaporkan bahwa, meski serangan melibatkan ratusan rudal, hanya dua orang di Tel Aviv yang dilaporkan terluka.

Namun, hingga kini otoritas Israel belum memberikan rincian lengkap mengenai kerusakan yang terjadi.

Iron Dome, yang dikembangkan dengan bantuan Amerika Serikat, dikenal memiliki tingkat keberhasilan 90 persen dalam menangkis rudal.

Namun, sistem ini berpotensi kewalahan ketika menghadapi serangan rudal yang intens dan bertubi-tubi, memungkinkan beberapa rudal berhasil menembus pertahanan. (*)