INGATLAH.COM – Pidato Presiden Prabowo Subianto di sesi Debat Umum Sidang Majelis Umum ke-80 PBB yang menyerukan pengakuan segera terhadap Palestina mendapat respons langsung dari Kepala Otoritas Israel, Benjamin Netanyahu.
Berbicara di Markas Besar PBB, Jumat (27/9/2025), Netanyahu mengaku mencatat semua pernyataan yang disampaikan oleh Prabowo.
Indonesia dan Isyarat Masa Depan
Netanyahu secara khusus menyoroti status Indonesia sebagai negara dengan populasi Muslim terbesar di dunia. Baginya, pidato Prabowo yang secara tegas membela Palestina dapat menjadi penanda situasi di masa mendatang.
“Saya mencatat, seperti halnya Anda juga pasti mencatat, kata-kata yang penuh semangat yang disampaikan di sini oleh Presiden Indonesia,” ucap Netanyahu.
“Ini juga merupakan pertanda tentang apa yang bisa terjadi di masa depan,” ditambahkannya.
Netanyahu lantas mengklaim bahwa para pemimpin Arab dan Muslim yang berpikiran maju menyadari bahwa kerja sama dengan Israel akan membuka akses pada teknologi mutakhir Israel di berbagai bidang, termasuk kedokteran, pertanian, pertahanan, hingga kecerdasan buatan.
“Saya percaya bahwa dalam beberapa tahun ke depan, Timur Tengah akan terlihat sangat berbeda. Banyak dari mereka yang hari ini memerangi Israel, akan lenyap besok. Para pembawa damai yang berani akan menggantikan mereka,” ujarnya dengan nada optimis.
Bantahan Keras Soal Krisis Pangan di Gaza
Netanyahu juga membantah tuduhan bahwa Israel sengaja membuat rakyat Gaza kelaparan. Sebaliknya, ia mengklaim Israel justru secara sengaja memberi makan rakyat Gaza sejak perang dimulai.
Ia mengklaim, Israel telah memasukkan lebih dari 2 juta ton makanan ke Gaza setiap harinya, setara dengan hampir 3.000 kalori per orang per hari.
“Jika ada warga Gaza yang tidak mendapat cukup makanan, itu karena Hamas yang mencurinya. Hamas mencuri, mengimpor, dan menjualnya dengan harga yang sangat tinggi,” klaim Netanyahu, menuduh Hamas sebagai biang keladi krisis pangan.
Seruan Kemanusiaan dan Solusi Dua Negara dari Prabowo
Sebelumnya, dalam Konferensi Internasional Tingkat Tinggi pada Senin (22/9/2025), Presiden Prabowo Subianto telah menyampaikan keprihatinan mendalam atas tragedi kemanusiaan yang berlangsung di Gaza.
“Ribuan nyawa tak berdosa, banyak di antaranya perempuan dan anak-anak, telah terbunuh. Kelaparan mengancam. Bencana kemanusiaan sedang terjadi di depan mata kita. Kami mengutuk semua tindakan kekerasan terhadap warga sipil tak berdosa,” tutur Prabowo.
Prabowo mendesak agar bencana kemanusiaan dan perang di Gaza segera dihentikan, dan mendesak negara lain untuk segera mengakui kenegaraan Palestina sebagai jalan menuju perdamaian abadi.
“Kita harus mengakui Palestina sekarang. Kita harus menghentikan bencana kemanusiaan di Gaza. Mengakhiri perang harus menjadi prioritas utama kita,” tegasnya.
Prabowo juga menegaskan kembali konsistensi Indonesia pada solusi dua negara. Ia menutup pidatonya dengan penawaran diplomatik yang berani.
“Indonesia akan segera mengakui Negara Israel dan kami akan mendukung semua jaminan keamanan Israel,” jika Israel mengakui kemerdekaan dan kedaulatan negara Palestina. (*)





