RiauRokan Hilir

Cegah Karhutla dan Narkoba, Polsek Batu Hampar Turun ke Desa Bantaian

×

Cegah Karhutla dan Narkoba, Polsek Batu Hampar Turun ke Desa Bantaian

Sebarkan artikel ini

INGATLAH.COM – Ancaman karhutla, narkoba hingga informasi hoaks menjadi perhatian Polsek Batu Hampar, Rokan Hilir. Polisi turun langsung menyambangi masyarakat dan aparatur desa di Kepenghuluan Bantaian Baru untuk memperkuat cooling system dan pencegahan berbagai potensi gangguan Kamtibmas.

Sambang warga tersebut dilaksanakan Jumat (11/9/2026) sekitar pukul 11.00 WIB di Kantor Desa Kepenghuluan Bantaian, Kecamatan Batu Hampar. Kegiatan dilakukan Bhabinkamtibmas Kepenghuluan Sungai Sialang Hulu, Briptu Rozali Irwan.

Dalam pertemuan itu, polisi mengajak masyarakat bersama-sama menjaga keamanan lingkungan. Warga juga diminta tidak mudah terpancing isu maupun berita yang belum jelas kebenarannya, serta tetap menjaga persatuan dan keutuhan NKRI.

Baca Juga  Ribuan Pelajar dan Ormas di Meranti Meriahkan Pawai Obor HUT ke-80 RI

Polisi juga menyoroti bahaya penyalahgunaan narkotika. Aparat desa diminta ikut berperan aktif mengedukasi masyarakat agar menjauhi narkoba. Bila menemukan indikasi penyalahgunaan narkotika, masyarakat diminta segera melapor kepada Bhabinkamtibmas maupun petugas kepolisian.

Di tengah kerawanan kebakaran lahan, pesan pencegahan karhutla turut ditekankan. Masyarakat diingatkan tidak menggunakan api untuk membuka atau mengolah lahan.

“Wilayah yang terdapat lahan gambut harus mendapat perhatian bersama. Kami mengingatkan masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar dan selalu berhati-hati terhadap penggunaan api,” kata Kapolsek Batu Hampar IPTU Irfan Siswanto, S.H., M.H.

Menurut Irfan, sambang bukan sekadar kegiatan rutin, tetapi menjadi sarana kepolisian menyerap informasi sekaligus menyampaikan pesan pencegahan kepada masyarakat.

Baca Juga  Cegah Masalah Hukum, Kejati Riau Teken Kerja Sama dengan Angkasa Pura di Pekanbaru

“Kami ingin masyarakat menjadi mitra kepolisian dalam menjaga Kamtibmas. Jangan menunggu sampai terjadi persoalan. Jika ada potensi gangguan keamanan, narkoba, provokasi maupun kebakaran lahan, segera informasikan kepada petugas,” ujarnya.

Irfan juga mengingatkan masyarakat agar tidak mudah terpengaruh informasi provokatif yang beredar di media sosial.

“Cek dulu kebenaran informasi sebelum percaya atau menyebarkannya. Jangan sampai hoaks memicu keresahan atau konflik di tengah masyarakat,” tegasnya.

Selama kegiatan berlangsung, situasi di wilayah tersebut terpantau aman dan kondusif.