INGATLAH.COM — Potensi kericuhan dalam kegiatan penyampaian aspirasi menjadi perhatian Polres Kampar. Kapolres Kampar AKBP Boby Putra Ramadhan Sebayang meminta para orang tua tidak lengah mengawasi anak-anak dan memastikan mereka tidak ikut berada di lokasi aksi yang berisiko membahayakan keselamatan.
Imbauan tersebut disampaikan AKBP Boby Putra dalam keterangan pers, Minggu (30/8/2026). Menurutnya, pengawasan keluarga menjadi benteng pertama untuk mencegah anak terseret dalam situasi yang tidak mereka pahami dan berpotensi membahayakan.
“Kami mengimbau para orang tua untuk memastikan anak-anak tidak berada di lokasi aksi yang berpotensi terjadi kericuhan. Keselamatan mereka adalah tanggung jawab kita bersama,” kata Boby.
Kapolres menegaskan Polri tetap menghormati kebebasan masyarakat dalam menyampaikan pendapat. Namun, kebebasan tersebut harus dijalankan sesuai ketentuan, sementara keberadaan anak-anak di tengah massa aksi perlu menjadi perhatian serius.
Ia meminta orang tua memberikan edukasi kepada anak bahwa menyampaikan pendapat dapat dilakukan secara tertib dan bertanggung jawab. Jangan sampai keinginan sekadar ikut-ikutan justru menempatkan anak pada kondisi yang mengancam keselamatan.
“Anak-anak kita tentu memiliki masa depan yang panjang. Jangan sampai mereka berada di tempat atau situasi yang berpotensi membahayakan diri sendiri,” ujarnya.
Selain meningkatkan pengawasan, orang tua diminta membangun komunikasi terbuka dengan anak, mengetahui aktivitas mereka dan memahami lingkungan pergaulannya. Langkah tersebut dinilai penting untuk mencegah anak datang ke lokasi aksi tanpa sepengetahuan keluarga.
“Keselamatan anak adalah tanggung jawab kita bersama. Mari kita jaga anak-anak kita, kita bimbing dan kita edukasi untuk kepentingan masa depan mereka,” tegas Boby.
Polres Kampar berharap imbauan tersebut menjadi perhatian seluruh masyarakat sehingga kegiatan penyampaian aspirasi tetap berjalan aman, tertib dan demokratis tanpa mengorbankan keselamatan generasi penerus.





