INGATLAH.COM — Semangat kemerdekaan tak sekadar dikibarkan lewat Sang Merah Putih. Di Pekanbaru, Direktorat Pembinaan Masyarakat (Ditbinmas) bersama Bidang Humas Polda Riau dan insan pers menyatukan langkah memperkuat sinergi melalui apel dan berbagai perlombaan dalam rangka HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Selasa (18/8/2026).
Kegiatan yang dipusatkan di Pos Polisi Simpang Jalan Diponegoro-Ronggowarsito, Pekanbaru, itu dipimpin Dirbinmas Polda Riau Kombes Pol Eko Budhi Purwono. Sejumlah pejabat dan personel Bid Humas Polda Riau, wartawan mitra Polda Riau serta jajaran Ditbinmas turut ambil bagian.
Mengusung semangat “Terluas, Terdepan dan Terpercaya”, kegiatan tersebut menjadi momentum untuk memperkuat komunikasi antara kepolisian dan insan pers sekaligus mengisi kemerdekaan dengan karya, kreativitas dan kontribusi nyata bagi masyarakat.
Dalam amanatnya, Kombes Eko menegaskan bahwa kemerdekaan tidak boleh dimaknai sebatas seremoni tahunan. Menurutnya, nilai kemerdekaan harus tertanam dalam diri setiap warga negara dan diwujudkan melalui pemikiran, kreativitas serta tindakan yang memberikan manfaat bagi bangsa.
“Kemerdekaan bukan hanya simbol yang terpasang di sebuah tiang, tetapi juga harus terpatri di dalam hati. Kekuatan itu bukan konsep yang kosong, melainkan pemikiran, perasaan, ide dan kreativitas kita dalam berbicara tentang bangsa dan negara ini,” ujar Kombes Eko.
Ia mengingatkan, kebebasan untuk beraktivitas, berkumpul bersama keluarga dan menjalani kehidupan dengan aman merupakan sesuatu yang harus disyukuri. Sebab, kondisi tersebut tidak terlepas dari perjuangan panjang para pahlawan dalam merebut dan mempertahankan kemerdekaan.
Kombes Eko juga menyoroti pentingnya peran pers dalam menjaga ruang komunikasi publik. Menurutnya, wartawan merupakan mitra strategis kepolisian karena pemberitaan mampu menjangkau masyarakat secara luas, termasuk menyampaikan berbagai program dan pelayanan kepolisian.
“Rekan-rekan wartawan juga menjadi bagian penting dalam mengangkat kegiatan tersebut di seluruh wilayah, di 12 kabupaten/kota,” katanya.
Pesan itu sekaligus berkaitan dengan pelaksanaan Ekspedisi Merah Putih Presisi Polda Riau yang menyasar wilayah terluar, terdepan dan tertinggal (3T) di sejumlah daerah. Kehadiran insan pers dinilai penting untuk mengangkat berbagai potret kehidupan masyarakat di wilayah tersebut agar diketahui publik.
Bagi Kombes Eko, kemerdekaan tidak cukup hanya diberitakan. Semangat tersebut harus dapat dirasakan dan diwujudkan melalui kolaborasi nyata antara polisi, pers dan masyarakat.
“Kita sama-sama rasakan, semoga kemerdekaan ini tidak hanya diliput, tapi juga sama-sama maknanya dirasakan oleh kita semua,” tuturnya.
Adu Kreativitas, Polisi dan Wartawan Berlomba
Suasana peringatan HUT ke-81 RI kemudian semakin semarak dengan berbagai perlombaan yang melibatkan personel kepolisian dan insan pers.
Tak hanya mengandalkan perlombaan konvensional, peserta juga ditantang menunjukkan kreativitas melalui konten media sosial. Sejumlah kategori disiapkan, mulai dari foto perjuangan paling epik, video ungkapan atau pidato kemerdekaan hingga konten yang paling viral.
Kegiatan tersebut bukan sekadar perebutan hadiah. Di balik suasana kompetitif, terdapat pesan untuk mempererat silaturahmi dan membangun komunikasi yang semakin solid antara Ditbinmas, Bid Humas Polda Riau dan awak media.
Kombes Eko pun mengajak insan pers menjadikan momentum kemerdekaan sebagai ruang untuk melahirkan karya-karya positif yang mampu membangkitkan semangat kebangsaan.
“Tunjukkan prestasi rekan-rekan sekalian dengan semangat Merah Putihnya,” kata Kombes Eko.
Berbagai hadiah disiapkan bagi peserta yang berhasil menjadi pemenang. Hadiah tersebut antara lain pulsa, paket komunikasi dan kebutuhan operasional yang diharapkan dapat mendukung aktivitas para wartawan.
Kegiatan ditutup dengan sarapan bersama dalam suasana penuh keakraban. Polisi dan wartawan memanfaatkan momentum tersebut untuk bertukar informasi, memperkuat komunikasi serta menjaga hubungan kemitraan yang selama ini telah terjalin.
Peringatan HUT ke-81 RI di lingkungan Ditbinmas dan Bid Humas Polda Riau itu pun menjadi pengingat bahwa kemerdekaan bukan hanya tentang mengenang perjuangan masa lalu. Lebih dari itu, kemerdekaan harus diisi dengan kolaborasi, karya dan informasi yang mencerdaskan masyarakat.
Di tengah derasnya arus informasi, sinergi polisi dan pers menjadi bagian penting dalam menjaga komunikasi publik tetap sehat, menghadirkan pemberitaan yang membangun serta memastikan semangat Merah Putih terus hidup di tengah masyarakat.





