Pekanbaru

Sekda Riau Dorong Optimalisasi Pertanian Kampar, Hilirisasi Jadi Kunci

×

Sekda Riau Dorong Optimalisasi Pertanian Kampar, Hilirisasi Jadi Kunci

Sebarkan artikel ini

INGATLAH.COM – Pertanian terus menjadi sektor strategis yang didorong pemerintah sebagai penopang ketahanan pangan sekaligus peningkatan ekonomi masyarakat.

Dengan lahan yang luas serta ragam komoditas unggulan, pengembangan pertanian di Riau diyakini mampu menghadirkan nilai tambah besar bagi daerah.

Sekretaris Daerah (Sekda) Riau, Syahrial Abdi, menilai Kabupaten Kampar memiliki potensi besar di sektor pertanian dan perkebunan.

Masih banyak lahan kosong yang dapat digarap masyarakat untuk mendukung produksi pangan.

“Potensi pertanian di Kampar sangat kaya. Sawit memang sudah luas, tapi ada komoditas lain seperti kelapa yang belum tergarap maksimal. Ini peluang besar untuk masyarakat,” ujar Syahrial di Gedung Mahligai Bungsi, Bangkinang, Rabu (10/9/2025).

Ia menambahkan, pemulihan sentra produksi pertanian menjadi kebutuhan mendesak guna mendukung kemandirian pangan.

Baca Juga  Remaja 16 Tahun Tenggelam Saat Mandi di Sungai Batang Kuantan, Ditemukan Meninggal Dunia

Upaya itu juga sejalan dengan visi Gubernur Riau Abdul Wahid yang mendorong hilirisasi seluruh produk pertanian agar memberi nilai tambah langsung di tingkat masyarakat.

“Sentra-sentra produksi pertanian harus dipulihkan. Hilirisasi produk penting dilakukan agar hasilnya tidak hanya dijual mentah, tapi diolah sehingga memberi manfaat ekonomi lebih besar,” jelasnya.

Menurut Syahrial, keberhasilan hilirisasi tidak bisa dilepaskan dari peran kelembagaan lokal seperti koperasi, kelompok tani, maupun gapoktan.

Pemerintah pusat juga telah menyiapkan dukungan permodalan, salah satunya melalui Koperasi Merah Putih yang kini sudah tersebar di seluruh Indonesia.

“Dengan adanya koperasi dan kelompok tani, masyarakat bisa lebih produktif dalam mengelola hasil pertanian. Dukungan modal dari pusat akan semakin memperkuat langkah ini,” ungkapnya.

Baca Juga  Garudayaksa FC Rekrut Paulo Ricardo, Eks Bek Persija Siap Perkuat Lini Belakang

Lebih jauh, ia menyampaikan bahwa Kementerian Pertanian memberi perhatian khusus terhadap Riau, terutama dalam hal ketahanan pangan.

Hal ini membuat pengembangan sektor pertanian di provinsi ini diyakini akan berjalan lebih pesat.

“Baik dari tanaman perkebunan maupun tanaman pangan, potensi Riau memang luar biasa. Menteri Pertanian juga menaruh perhatian serius terhadap hal ini,” kata Syahrial.

Selain sawit dan kelapa, Kampar juga memiliki potensi kuat di bidang perikanan.

Produksi ikan patin yang sudah berkembang baik dinilai bisa menjadi basis pengembangan ekonomi baru bagi masyarakat.

“Kampar punya peluang besar bukan hanya di pertanian, tapi juga perikanan. Produksi patin sudah menunjukkan hasil bagus dan ini harus terus dikembangkan,” pungkasnya.(*)