Olahraga

Persebaya Tekuk Penang FC, Begini Kata Pelatih Bernardo Tavares

×

Persebaya Tekuk Penang FC, Begini Kata Pelatih Bernardo Tavares

Sebarkan artikel ini
Persebaya Tekuk Penang FC, Begini Kata Pelatih Bernardo Tavares
Persebaya Tekuk Penang FC, Begini Kata Pelatih Bernardo Tavares

INGATLAH.COM – Persebaya Surabaya berhasil meraih kemenangan dalam laga uji coba internasional menghadapi Penang FC.

Namun, kemenangan 1-0 tersebut tidak membuat pelatih Bajol Ijo, Bernardo Tavares, menutup mata terhadap sejumlah pekerjaan rumah yang masih harus dibenahi sebelum Super League 2026/27 bergulir.

Pertandingan yang berlangsung di Stadion Gelora Bung Tomo, Sabtu (15/8/2026) malam, berjalan cukup intens.

Gol tunggal Walber Mota pada menit ke-83 menjadi pembeda sekaligus memastikan Persebaya menutup laga dengan kemenangan.

Meski demikian, bagi Tavares, hasil akhir bukanlah tujuan utama dari pertandingan uji coba.

Pelatih asal Portugal itu lebih menitikberatkan pada proses dan perkembangan tim setelah menjalani serangkaian persiapan pramusim.

Menurutnya, pertandingan melawan Penang FC memberikan gambaran mengenai aspek permainan yang sudah berjalan baik sekaligus bagian yang masih membutuhkan perbaikan.

“Saya pikir pada babak pertama kami membiarkan tim lawan melakukan banyak tembakan ke arah gawang kami, sementara kami tidak terlalu banyak melakukan tembakan,” ujar Tavares.

Ia mengakui Persebaya masih bisa tampil lebih baik, meski terdapat sejumlah momen positif pada babak pertama.

“Saya pikir kami bisa bermain lebih baik, tetapi ada juga beberapa momen bagus pada babak pertama. Pada babak kedua, kami melakukan banyak pergantian pemain,” lanjutnya.

Pergantian pemain kemudian membuat permainan Persebaya lebih agresif. Tavares memanfaatkan laga tersebut untuk melihat kesiapan para pemain sekaligus mencoba beberapa pemain di posisi yang berbeda.

Baca Juga  Bernardo Tavares Ungkap Alasan Persebaya Tak Gegabah Datangkan Pemain Asing

Namun, perubahan komposisi belum sepenuhnya menyelesaikan persoalan di lini pertahanan. Tavares masih menemukan celah ketika Persebaya kehilangan bola dan harus melakukan transisi bertahan.

“Kami memiliki momen-momen bagus dan menunjukkan sikap yang baik, tetapi terkadang dalam transisi bertahan kami membiarkan tim lawan menciptakan dua atau tiga peluang yang sebenarnya bisa menjadi gol,” jelasnya.

Bagi Tavares, situasi tersebut menjadi catatan penting yang harus segera diperbaiki. Menghadapi kompetisi resmi dengan intensitas lebih tinggi, kesalahan dalam transisi dapat berakibat fatal.

Meski begitu, ia tetap memberikan apresiasi terhadap penampilan para pemain. Jika melihat peluang yang tercipta sepanjang pertandingan, Persebaya dinilai mampu memberikan ancaman lebih besar kepada lawan.

“Namun, jika kita menghitung peluang terbesar, jumlah tembakan ke arah gawang, kami lebih banyak dibandingkan lawan. Kami juga mendapatkan lebih banyak tendangan sudut,” katanya.

Mantan pelatih PSM Makassar tersebut juga menilai Penang FC memberikan perlawanan yang cukup baik sehingga pertandingan menjadi ujian yang berguna bagi skuadnya.

“Saya pikir ini pertandingan yang bagus dan intens. Tim lawan juga memiliki tim yang bagus sehingga membuat kami tetap fokus,” tutur Tavares.

Kemenangan tersebut sekaligus menjadi pengingat bahwa masih ada sejumlah aspek yang perlu dimatangkan sebelum kompetisi dimulai.

Baca Juga  Sah, Persijap Jepara Tunjuk Juan Cortes sebagai Pelatih

“Ada banyak hal yang masih bisa kami tingkatkan untuk menjadi tim yang lebih baik,” tambahnya.

Selain menguji kekuatan tim utama, laga kontra Penang FC juga menjadi panggung bagi sejumlah pemain muda Persebaya. Tavares memberikan kesempatan kepada pemain muda untuk merasakan atmosfer pertandingan bersama tim senior.

Beberapa pemain bahkan dicoba menempati posisi berbeda sejak awal pertandingan untuk melihat fleksibilitas dan kemampuan mereka menjalankan instruksi.

Ichsas Baihaqi menjadi salah satu pemain muda yang mendapatkan kesempatan tampil. Bahkan, Persebaya mengakhiri pertandingan dengan menurunkan Dava Yunna, pemain yang berasal dari akademi klub.

“Kami memainkan beberapa pemain sejak awal untuk melihat mereka di posisi lain. Beberapa pemain muda seperti Ichsas Baihaqi juga mendapat kesempatan bermain,” ungkap Tavares.

Ia menilai pengalaman tersebut sangat penting bagi perkembangan pemain muda, terutama dalam mempersiapkan mereka menghadapi tuntutan sepak bola level profesional.

“Kami mengakhiri pertandingan dengan Dava Yunna, pemain dari akademi. Penting bagi mereka untuk merasakan atmosfer seperti ini,” pungkasnya.

Dengan kemenangan atas Penang FC, Persebaya mendapatkan modal positif dari sisi hasil. Namun, bagi Bernardo Tavares, pekerjaan belum selesai.

Masih ada waktu bagi Bajol Ijo untuk memperbaiki transisi bertahan, meningkatkan efektivitas serangan, sekaligus mematangkan komposisi skuad sebelum memasuki persaingan Super League 2026/27.