PEKANBARU – Samsung terus mendorong batas inovasi smartphone layar lipat. Bukan hanya soal layar yang semakin luas, desain perangkat kini juga dibuat lebih tipis, ringan, dan nyaman digunakan untuk menunjang aktivitas sehari-hari.
Hal itu coba diwujudkan Samsung melalui Galaxy Z Fold8 Ultra, generasi terbaru Galaxy Fold Series yang hadir dengan desain lebih ramping tanpa mengesampingkan kekuatan dan durabilitas.
Galaxy Z Fold8 Ultra memiliki bobot hanya 215 gram dengan ketebalan 6,1 milimeter saat perangkat dalam kondisi terbuka. Ukuran tersebut menjadikannya sebagai perangkat paling tipis di lini Galaxy Fold.
Perubahan ini bukan sekadar mengejar tampilan yang lebih tipis. Samsung juga berupaya menghadirkan pengalaman penggunaan yang lebih nyaman, baik untuk bekerja, menikmati hiburan maupun menjalankan berbagai aktivitas dalam satu perangkat.
“Pada Galaxy Z Fold8 Ultra, kami menghadirkan penyempurnaan desain melalui bodi yang lebih tipis dan ringan tanpa mengorbankan kekuatan perangkat. Inovasi ini memungkinkan pengguna menikmati pengalaman menggunakan smartphone layar lipat yang semakin nyaman untuk mendukung berbagai aktivitas setiap hari,” ujar Ilham Indrawan, MX Product Marketing Senior Manager, Samsung Electronics Indonesia.
Lebih Tipis, Ringan dan Nyaman Digenggam
Keunggulan desain Galaxy Z Fold8 Ultra dapat langsung dirasakan ketika perangkat digunakan.
Dengan bobot 215 gram, smartphone ini dirancang agar tetap nyaman digenggam dalam waktu lama. Pengguna dapat memanfaatkannya untuk berbagai kebutuhan, mulai dari membalas email, membaca dokumen, mengikuti rapat virtual hingga menikmati konten hiburan.
Ketebalan bodi yang hanya 6,1 mm saat dibuka juga membuat perangkat lebih praktis dibawa bepergian. Bentuknya yang semakin ramping memungkinkan Galaxy Z Fold8 Ultra lebih mudah dimasukkan ke dalam tas maupun saku.
Samsung juga melakukan penyempurnaan pada bagian layar dengan menghadirkan crease atau lipatan layar yang semakin minim.
Dengan lipatan yang lebih halus, tampilan layar ketika perangkat dibuka terasa semakin mulus. Hal ini memberikan pengalaman visual yang lebih nyaman ketika pengguna membaca dokumen, melakukan multitasking maupun menikmati berbagai konten pada layar berukuran besar.
Flex Titanium di Balik Bodi yang Lebih Ramping
Di balik bodi Galaxy Z Fold8 Ultra yang semakin tipis, terdapat inovasi material yang menjadi salah satu kunci pengembangan desain perangkat tersebut, yakni Flex Titanium.
Material ini dirancang untuk membantu mempertahankan kekuatan struktur perangkat meski Samsung membuat bodinya semakin ramping.
Penggunaan Flex Titanium menjadi bagian dari upaya Samsung menemukan keseimbangan antara ketipisan, kekuatan, portabilitas dan kenyamanan.
Dengan pendekatan tersebut, perangkat tetap dirancang terasa kokoh ketika digenggam, namun tidak memberikan kesan terlalu berat atau tebal ketika digunakan sehari-hari.
Inovasi material tersebut sekaligus menunjukkan bagaimana perkembangan smartphone layar lipat tidak lagi hanya berfokus pada teknologi engsel dan layar.
Aspek material, bobot dan struktur bodi juga menjadi bagian penting dalam menghadirkan perangkat foldable yang semakin praktis untuk penggunaan harian.
Evolusi Smartphone Layar Lipat
Kehadiran Galaxy Z Fold8 Ultra memperlihatkan arah perkembangan smartphone layar lipat yang semakin mengutamakan pengalaman pengguna.
Perangkat foldable kini dituntut tidak hanya menawarkan layar besar dalam bodi yang dapat dilipat, tetapi juga harus tetap nyaman dibawa, digunakan dalam waktu lama dan memiliki struktur yang kuat.
Melalui desain yang lebih tipis dan ringan serta penggunaan Flex Titanium, Samsung berupaya menjawab tantangan tersebut.
Galaxy Z Fold8 Ultra pun menjadi gambaran bagaimana smartphone layar lipat terus berevolusi, dari sekadar perangkat dengan konsep futuristis menjadi perangkat yang dirancang untuk mendukung produktivitas dan hiburan sehari-hari.





