SumbarBerita

Lansia Sebatang Kara di Sawahlunto Kehilangan Rumah Dilalap Api, Hanya Tersisa Sarung di Badan

×

Lansia Sebatang Kara di Sawahlunto Kehilangan Rumah Dilalap Api, Hanya Tersisa Sarung di Badan

Sebarkan artikel ini
Syafrudin (76) lansia di Sawahlunto melihat rumahnya yang rata dengan tanah akibat kebakaran. (Ist)
Syafrudin (76) lansia di Sawahlunto melihat rumahnya yang rata dengan tanah akibat kebakaran. (Ist)

INGATLAH – Musibah kebakaran menghanguskan rumah milik Syafruddin (76), seorang lansia yang tinggal seorang diri di Dusun Koto Baru, Desa Kolok Nan Tuo, Kecamatan Barangin, Kota Sawahlunto, Sumatera Barat. Peristiwa itu terjadi pada Senin (27/7/2026) sekitar pukul 18.15 WIB.

Saat kejadian, Syafruddin diketahui sedang mandi di sungai yang berada tidak jauh dari rumahnya.

Ketika kembali, ia mendapati kobaran api telah membesar dan melalap seluruh bangunan semi permanen yang menjadi satu-satunya tempat tinggalnya.

Tidak ada harta benda yang berhasil diselamatkan. Seluruh isi rumah habis terbakar hingga rata dengan tanah.

Baca Juga  8 Menit Rekaman CCTV Bongkar Aksi Keji Perampokan dan Pembunuhan Lansia di Pekanbaru

Bahkan, pakaian yang dikenakan Syafruddin saat itu hanya sehelai sarung yang dipakainya ketika pergi mandi ke sungai.

Sekretaris Desa Kolok Nan Tuo, Desra Arifin, mengatakan pemerintah desa bersama instansi terkait telah bergerak memberikan bantuan kepada korban.

“Pada Selasa (28/7), Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa, Perempuan dan Perlindungan Anak (PMD PPA) Kota Sawahlunto Adriusman bersama pekerja sosial telah mengunjungi korban. Mereka menyerahkan bantuan berupa uang tunai sebesar Rp2,5 juta serta sejumlah kebutuhan pokok untuk meringankan beban korban,” kata Desra, Rabu (29/7/2026).

Baca Juga  Empat Rumah dan Enam Motor Terbakar di Pekanbaru, Kerugian Capai Rp500 Juta

Selain bantuan dari pemerintah, dukungan juga datang dari masyarakat sekitar yang turut memberikan perhatian kepada Syafruddin pascakebakaran.

Syafruddin mengaku bersyukur atas kepedulian berbagai pihak yang telah membantunya di tengah musibah yang menimpa dirinya.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada pemerintah desa, OPD terkait, dan seluruh masyarakat yang telah peduli membantu saya. Semoga Allah SWT membalas semua kebaikan mereka,” ujar Syafruddin.