INGATLAH.COM – Penangkapan komplotan begal oleh Polsek Binawidya Pekanbaru akhirnya membuka fakta mengejutkan terkait modus para pelaku.
Modus tersebut tergolong nekat dan terencana bahkan para pelaku diketahui sudah beraksi hingga enam kali.
Para pelaku diketahui mengincar korban yang melintas pada waktu sepi, khususnya pada pagi hari.
Terakhir, korban Airin menjadi sasaran saat melintas sekitar pukul 05.00 WIB setelah pulang dari rumah temannya.
“Pelaku berjumlah tiga orang saat beraksi, menggunakan satu sepeda motor,” kata Ps Kanit Reskrim Polsek Binawidya Ipda Herman Zamroni, Selasa (28/7/2026).
Ipda Herman juga menjelaskan, mereka mendekati korban dari belakang, lalu memepet kendaraan korban hingga kehilangan keseimbangan.
Salah satu pelaku kemudian turun sambil membawa senjata tajam jenis parang.
Dengan ancaman tersebut, pelaku langsung mengambil alih kendali kendaraan korban.
Dalam kondisi ketakutan, korban memilih menyerahkan sepeda motornya demi keselamatan.
Pelaku pun langsung melarikan diri membawa kendaraan tersebut.
Setelah berhasil menguasai motor korban, para pelaku kemudian menyerahkannya kepada jaringan penadah.
Motor tersebut rencananya akan dijual ke luar daerah untuk menghilangkan jejak.
Polisi menyebut modus ini merupakan pola umum kejahatan jalanan yang memanfaatkan kelengahan korban serta situasi jalan yang sepi.
“Pelaku tidak hanya mengandalkan kekerasan, tetapi juga memanfaatkan waktu dan lokasi yang minim pengawasan,” jelas Herman.
Dengan terungkapnya kasus ini, masyarakat diimbau untuk lebih waspada, terutama saat berkendara di jam-jam rawan dan di lokasi yang sepi.





