PadangBerita

Rumah di Parupuk Tabing Padang Terbakar, Kerugian Ditaksir Capai Rp500 Juta

×

Rumah di Parupuk Tabing Padang Terbakar, Kerugian Ditaksir Capai Rp500 Juta

Sebarkan artikel ini

INGATLAH – Sebuah rumah di Komplek Wisma Indah III Blok H12, RT 002/RW 004, Kelurahan Parupuk Tabing, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang, hangus dilalap api pada Rabu (22/7) sore.

Tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam kejadian tersebut, namun kerugian diperkirakan mencapai Rp500 juta.

Kepala Bidang Operasional dan Sarana Prasarana Dinas Pemadam Kebakaran Kota Padang, Rinaldi, mengatakan laporan kebakaran diterima pada pukul 15.49 WIB.

Selang satu menit, lima unit armada bersama 75 personel langsung diberangkatkan ke lokasi.

“Petugas tiba di lokasi sekitar pukul 16.00 WIB. Api berhasil dipadamkan dan proses pendinginan selesai pada pukul 16.34 WIB,” kata Rinaldi.

Baca Juga  SPBU yang Terbakar di Pelalawan Ternyata Berada di Desa Lubuk Terap

Rumah yang terbakar diketahui milik Ermiati N (78). Hingga kini, penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan pihak berwenang.

Berdasarkan keterangan saksi, Muhammad Haekal Rizqullah (25), api pertama kali diketahui setelah terlihat kepulan asap disertai kobaran api dari dalam rumah.

Saksi kemudian segera menghubungi Dinas Pemadam Kebakaran agar api tidak merembet ke bangunan lain.

Dalam proses pemadaman, petugas menghadapi kendala berupa akses jalan yang sempit menuju lokasi.

Selain itu, rumah berada di kawasan permukiman padat dengan jarak antarrumah yang berdekatan sehingga berisiko mempercepat penyebaran api.

Meski demikian, petugas berhasil mengendalikan kobaran api sebelum merambat ke bangunan lain.

“Sekitar delapan bangunan di sekitar lokasi sempat terancam. Berkat respons cepat personel, api berhasil dilokalisasi sehingga tidak meluas,” ujar Rinaldi.

Baca Juga  Bukan Korsleting, Polres Payakumbuh Simpulkan Kebakaran Pasar Akibat Nyala Api Terbuka

Akibat kebakaran tersebut, satu unit rumah seluas sekitar 300 meter persegi mengalami kerusakan berat.

Sementara itu, nilai aset yang berhasil diselamatkan diperkirakan mencapai Rp2 miliar.

Rinaldi memastikan tidak ada warga yang menjadi korban maupun harus mengungsi akibat peristiwa tersebut.

“Fokus kami adalah memadamkan api secepat mungkin agar tidak meluas ke rumah-rumah di sekitarnya,” ucapnya.

Ia mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, terutama di kawasan permukiman padat.

Warga juga diminta segera melaporkan kejadian kebakaran melalui layanan darurat agar penanganan dapat dilakukan secepat mungkin.