INGATLAH.COM – Peristiwa mengerikan terjadi di Muara Sungai Mampu, Kelurahan Lubuk Gaung, Kecamatan Sungai Sembilan, Kota Dumai, Sabtu (18/7/2026).
Seorang pemuda berinisial IK alias Ajib (21) dilaporkan hilang setelah diduga diterkam buaya saat berada di kawasan tersebut.
Informasi itu diterima Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Pekanbaru dari anggota Polsek Sembilan.
Dalam laporan itu dijelaskan bahwa korban sebelumnya tengah memancing bersama seorang rekannya di sekitar muara sungai yang dikenal sebagai habitat satwa liar, termasuk buaya.
Saat itu kondisi air tengah pasang, yang diduga meningkatkan aktivitas satwa di sekitar perairan.
Peristiwa bermula ketika korban berniat menyeberangi sungai.
Rekannya, Shole, sempat memperingatkan agar tidak melakukan penyeberangan karena kondisi dinilai berbahaya.
Namun, korban tetap melanjutkan niatnya.
Saat berada di tengah sungai, seekor buaya tiba-tiba muncul dari semak-semak di tepian.
Hewan buas tersebut langsung menerkam korban secara mendadak. Korban sempat berteriak meminta pertolongan, namun dalam hitungan detik tubuhnya menghilang di dalam air.
Rekan korban yang panik langsung berusaha memberikan pertolongan dengan terjun ke sungai.
Namun upaya tersebut tidak membuahkan hasil. Korban tidak berhasil ditemukan dan diduga telah terseret arus.
Kejadian tersebut segera dilaporkan kepada keluarga korban dan pihak kepolisian setempat.
Warga sekitar yang mengetahui kejadian itu turut berdatangan ke lokasi untuk membantu proses pencarian secara manual.
Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Pekanbaru yang menerima laporan langsung bergerak cepat.
Melalui Unit Siaga SAR Dumai, tim rescue diberangkatkan menuju lokasi kejadian untuk melakukan operasi pencarian dan pertolongan.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Pekanbaru, Budi Cahyadi, mengatakan pihaknya akan mengoptimalkan seluruh sumber daya yang ada untuk menemukan korban.
“Operasi pencarian dilakukan bersama unsur SAR gabungan. Kami akan terus berupaya maksimal hingga korban ditemukan,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan masyarakat agar lebih berhati-hati saat beraktivitas di wilayah perairan, terutama yang dikenal sebagai habitat satwa liar.
Hingga berita ini diturunkan, korban masih dalam pencarian.
Tim SAR bersama masyarakat dan aparat kepolisian terus menyisir area sekitar muara sungai dengan harapan korban segera ditemukan.





