HukrimSiak

Dokter Magang RSUD Tengku Rafian Siak Ternyata Ditemukan Meninggal di Lahan Kosong

×

Dokter Magang RSUD Tengku Rafian Siak Ternyata Ditemukan Meninggal di Lahan Kosong

Sebarkan artikel ini
Dokter Magang RSUD Tengku Rafian Siak Ternyata Ditemukan Meninggal di Lahan Kosong
Dokter Magang RSUD Tengku Rafian Siak Ternyata Ditemukan Meninggal di Lahan Kosong

INGATLAH.COM – Kasus penemuan mayat pria di sekitar RSUD Tengku Rafian, Kabupaten Siak, Selasa (14/7/2026), menyisakan tanda tanya besar.

Korban yang diduga seorang dokter magang spesialis anestesi ditemukan dalam kondisi tak bernyawa di lahan kosong di samping rumah sakit.

Peristiwa tersebut pertama kali diketahui oleh petugas rumah sakit yang melakukan pencarian terhadap korban setelah tidak terlihat sejak pagi hari.

Sebelumnya, korban diketahui keluar dari area RSUD pada Senin sore.

Pantauan di lokasi menunjukkan banyaknya warga yang berdatangan untuk melihat langsung kejadian tersebut.

Aparat kepolisian tampak sigap mengamankan area dan melakukan pemeriksaan awal di tempat kejadian.

Baca Juga  Warga Riau Dihebohkan dengan Penemuan Tulang Manusia di Kebun Sawit

Menurut keterangan petugas keamanan, rekaman CCTV memperlihatkan korban berjalan seorang diri meninggalkan area rumah sakit menuju Jalan Raja Kecik.

Sejak saat itu, korban tidak kembali ke tempat tinggalnya.

“Semalam dia keluar jalan kaki. Dari CCTV jelas terlihat. Pagi ini tidak ada di mess, kami cari dan ditemukan sudah meninggal di samping RSUD,” ungkap seorang petugas keamanan.

Korban diketahui merupakan tenaga medis yang sedang menjalani masa magang sebagai dokter spesialis anestesi.

Ia tinggal di perumahan dinas RSUD Tengku Rafian bersama tenaga medis lainnya.

Suasana emosional terlihat saat keluarga korban, khususnya sang istri, tiba di lokasi. Tangis pecah saat ia mendekap tubuh korban yang telah terbujur kaku.

Baca Juga  Napi Kasus Narkoba Kabur dari Lapas Pasir Pengaraian

Proses evakuasi dilakukan dengan menggunakan ambulans rumah sakit dan dikawal langsung oleh pihak kepolisian.

Jenazah kemudian dibawa ke ruang instalasi untuk keperluan autopsi dan penyelidikan lebih lanjut.

Kapolres Siak melalui Kasi Humas Aiptu Dedek Prayoga menyatakan bahwa pihaknya belum dapat menyimpulkan penyebab kematian korban.

“Kami masih melakukan penyelidikan dan memeriksa saksi-saksi. Mohon masyarakat menunggu hasil resmi,” ujarnya.

Kasus ini menjadi perhatian publik, terutama karena korban merupakan tenaga medis.

Polisi memastikan akan mengusut tuntas peristiwa ini guna mengungkap penyebab kematian secara jelas.