INGATLAH.COM – Empat pria di Kota Pekanbaru terpaksa berurusan dengan hukum karena terjaring dan positif narkoba saat operasi Kring Serse Polresta Pekanbaru, Sabtu (11/7/2026).
“Benar, mereka adalah RY (19), AB (22), RK (33), dan SP (35),” kata Kasat Narkoba Polresta Pekanbaru, AKP Noki Loviko.
Noki menjelaskan, operasi Kring Serse adalah salah satu upaya pemberantasan narkoba di Kota Pekanbaru.
“Kring Serse kali ini berlangsung di tiga wilayah rawan, yakni Kampung Dalam, Kampung Terendam, dan Jalan Pangeran Hidayat,” katanya.
Pria yang akrab disapa Kando Noki itu menjelaskan dari hasil pemeriksaan awal, keempat orang yang diamakan positif narkoba berdasarkan hasil tes urine.
“Saat ini masih kami dalami peran masing-masing,” ungkap AKP Noki.
Selain itu, petugas juga mengamankan sejumlah barang bukti yang diduga berkaitan dengan aktivitas penyalahgunaan narkotika.
Di antaranya dua paket kecil diduga sabu, alat hisap bong, kaca pirek, serta beberapa unit handphone.
AKP Noki menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari strategi intensif pihak kepolisian dalam menekan peredaran narkoba yang masih menjadi ancaman serius di masyarakat.
“Kami melakukan penyelidikan secara aktif di titik-titik rawan. Ini adalah bentuk komitmen kami untuk memberantas peredaran narkoba hingga ke akar,” tegasnya.
Tidak hanya melakukan penindakan, tim Satresnarkoba juga melakukan pendekatan humanis dengan memberikan sosialisasi kepada masyarakat sekitar.
“Kami mengedukasi masyarakat agar menjauhi narkoba serta tidak terlibat dalam jaringan peredaran gelap. Peran masyarakat sangat penting dalam upaya ini,” tambah AKP Noki.
Ia juga mengingatkan bahwa narkoba tidak hanya merusak individu, tetapi juga berdampak luas terhadap keamanan dan ketertiban masyarakat.
“Kami berharap masyarakat bisa menjadi mitra kepolisian dengan memberikan informasi apabila mengetahui adanya aktivitas mencurigakan,” ujarnya.
Selama pelaksanaan kegiatan, situasi di lapangan berlangsung aman dan terkendali.
Tidak ditemukan adanya perlawanan maupun gangguan yang berarti.
AKP Noki memastikan bahwa kegiatan serupa akan terus dilakukan secara rutin dan berkelanjutan.
“Kami tidak akan berhenti. Patroli dan penyelidikan akan terus kami lakukan untuk memastikan Pekanbaru bebas dari narkoba,” tutupnya.





