RiauSiak

Ini Pesan Kuat Bupati Siak di Pelantikan KTNA

×

Ini Pesan Kuat Bupati Siak di Pelantikan KTNA

Sebarkan artikel ini

INGATLAH.COM – Pelantikan 60 pengurus Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Kabupaten Siak bukan sekadar seremoni. Di balik agenda tersebut, terselip pesan kuat dari Bupati Siak, Dr. Afni Zulkifli tentang pentingnya menjaga nasib petani dan nelayan sebagai penopang utama kehidupan masyarakat.

Dalam acara pelantikan KTNA Kabupaten Siak periode 2026–2031 di Balairung Datuk Empat Suku, Rumah Rakyat, Sabtu (11/7/2026), Afni menegaskan bahwa pemerintah tidak akan membiarkan petani dan nelayan menghadapi berbagai persoalan sendirian.

“Urusan petani dan nelayan adalah urusan rakyat kita setiap hari yang harus kita jaga. Mereka tidak bisa berjalan sendiri, dan kami akan selalu membersamai. Jika petani dan nelayan kita terganggu, seperempat ekonomi Kabupaten Siak bisa ikut terguncang,” tegas Afni.

Pernyataan itu bukan tanpa dasar. Sebelumnya, pemerintah telah mendengar langsung berbagai keluhan dalam forum sarasehan bersama petani dan nelayan. Mulai dari keterbatasan lahan, sulitnya akses permodalan, hingga persoalan pemasaran hasil panen yang belum optimal.

Baca Juga  Dentuman dan Flare Muncul di Kilang Pertamina Dumai, Ini Penjelasan Perusahaan

Afni menyebut, pertemuan lintas sektor yang melibatkan instansi pemerintah, dunia usaha, hingga Badan Pusat Statistik (BPS) sengaja dilakukan agar solusi yang dihasilkan benar-benar sesuai kebutuhan di lapangan, bukan sekadar asumsi.

Menurut mantan wartawan tersebut, ketahanan pangan bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi menjadi tanggung jawab bersama. Karena itu, KTNA diharapkan mampu menjadi mitra strategis dalam memperjuangkan kepentingan petani dan nelayan.

Meski di tengah keterbatasan fiskal daerah, Afni memastikan sektor pertanian tetap menjadi prioritas utama. Ia menilai sektor ini menyangkut langsung penghidupan ribuan keluarga di Kabupaten Siak.

Bupati perempuan pertama di Siak itu juga menaruh harapan besar pada Program Makan Bergizi Gratis (MBG) sebagai peluang baru bagi petani dan nelayan. Program tersebut diyakini dapat membuka pasar yang lebih luas sekaligus memberikan kepastian pembeli bagi hasil produksi lokal.

Sementara itu, Ketua KTNA Kabupaten Siak, Dannyanto Keleka Bediona, menegaskan bahwa seluruh aspirasi yang dihimpun akan menjadi dasar penyusunan program kerja organisasi lima tahun ke depan.

Baca Juga  Sidang Perdana Mantan Putri Indonesia asal Riau Digelar 2 Juli di PN Pekanbaru

Program tersebut mencakup pengembangan petani milenial, pemetaan kebutuhan di setiap kecamatan, serta penguatan kolaborasi dalam menyelesaikan persoalan klasik seperti lahan, permodalan, hingga pemasaran hasil pertanian.

Dalam kesempatan yang sama, Bupati Siak juga menyerahkan 70 unit bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan) dari Kementerian Pertanian kepada kelompok tani, gabungan kelompok tani (Gapoktan), serta Usaha Pelayanan Jasa Alsintan (UPJA).

Bantuan berupa traktor, combine harvester, pompa air, rotavator, hingga power thresher tersebut diharapkan mampu meringankan beban kerja petani, meningkatkan produktivitas, sekaligus memperkuat ketahanan pangan di Kabupaten Siak.

Pelantikan ini pun menjadi simbol bahwa penguatan sektor pertanian dan perikanan di Siak tidak hanya menjadi wacana, tetapi langkah nyata yang terus diupayakan demi menjaga stabilitas ekonomi daerah.