HukrimKuantan Singingi

Dugaan Pencabulan Santriwati di Ponpes Kuansing, Begini Kata Polisi

×

Dugaan Pencabulan Santriwati di Ponpes Kuansing, Begini Kata Polisi

Sebarkan artikel ini
Dugaan Pencabulan Santriwati di Ponpes Kuansing, Begini Kata Polisi
Dugaan Pencabulan Santriwati di Ponpes Kuansing, Begini Kata Polisi

INGATLAH.COM – Kapolsek Singingi Hilir, Iptu Alfredo Kaban akhirnya buka suara terkait kasus dugaan pencabulan terhadap santriwati oleh oknum pimpinan sebuah Pondok Pesantren.

Meski isu tersebut telah menjadi perhatian publik, Iptu Alfredo menegaskan bahwa proses hukum belum dapat berjalan karena belum ada laporan dari pihak yang diduga menjadi korban.

Iptu Alfredo Kaban juga mengatakan, hingga saat ini pihaknya tengah berupaya menemui perempuan yang diduga menjadi korban untuk memastikan apakah yang bersangkutan bersedia menempuh jalur hukum.

“Kalau terkait dugaan pencabulan, sampai sekarang belum ada laporan. Korban memang sempat akan melapor, tetapi tidak jadi. Informasinya, persoalan itu juga disebut telah diselesaikan secara damai,” ujar Alfredo, Rabu (8/7/2026).

Menurutnya, langkah yang kini dilakukan kepolisian adalah pendekatan secara persuasif agar korban dapat menyampaikan keterangan secara langsung tanpa tekanan.

Baca Juga  Pria Lansia Ditangkap Polisi Usai Cabuli Anak di Padang Pariaman

“Kami sekarang mencoba menemui kembali yang diduga sebagai korban. Apakah ingin melapor atau tidak, itu yang akan kami pastikan terlebih dahulu,” katanya.

Alfredo menjelaskan, berdasarkan informasi yang diterima polisi, perempuan yang diduga menjadi korban kini telah berusia 22 tahun dan tidak lagi berstatus sebagai santri di pondok pesantren yang disebut-sebut dalam dugaan kasus tersebut.

Terkait informasi yang beredar mengenai dugaan peristiwa yang disebut terjadi lebih dari satu kali, ia menegaskan polisi belum dapat mengambil kesimpulan sebelum memperoleh keterangan langsung dari pihak yang diduga menjadi korban.

“Karena dia belum melapor, kami belum bisa mengetahui secara rinci. Informasi yang sebenarnya tentu berasal dari korban sendiri,” jelasnya.

Baca Juga  Garin Masjid di Padang Ditangkap Usai Cabuli Gadis Disabilitas

Untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada korban, penyidik berencana melakukan pendekatan dengan melibatkan polisi wanita (Polwan) saat proses pengambilan keterangan.

“Nanti akan dilakukan pendekatan oleh penyidik, termasuk penyidik perempuan, agar korban lebih nyaman memberikan keterangan,” tambah Alfredo.

Ia mengakui informasi yang beredar di masyarakat telah menimbulkan keresahan.

Karena itu, kepolisian berupaya memastikan seluruh fakta melalui klarifikasi dan penyelidikan yang objektif sebelum mengambil langkah hukum lebih lanjut.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada laporan polisi yang teregistrasi terkait dugaan tindak pidana tersebut.

Polisi masih berfokus melakukan pendekatan kepada pihak yang diduga menjadi korban guna memastikan apakah perkara tersebut akan dilanjutkan melalui proses hukum sesuai ketentuan yang berlaku.