OlahragaNasional

Resmi Berpisah dengan Dewa United, Ke Mana Stefano Lilipaly Akan Berlabuh Selanjutnya?

×

Resmi Berpisah dengan Dewa United, Ke Mana Stefano Lilipaly Akan Berlabuh Selanjutnya?

Sebarkan artikel ini
Resmi Berpisah dengan Dewa United, Ke Mana Stefano Lilipaly Akan Berlabuh Selanjutnya?
Resmi Berpisah dengan Dewa United, Ke Mana Stefano Lilipaly Akan Berlabuh Selanjutnya?

INGATLAH.COM – Perjalanan Stefano Lilipaly bersama Dewa United Banten FC akhirnya mencapai garis akhir.

Setelah dua musim menjadi salah satu motor permainan Banten Warriors, gelandang serang naturalisasi itu resmi mengucapkan salam perpisahan yang penuh haru kepada klub yang telah menjadi rumahnya sejak 2024.

Kepastian tersebut disampaikan langsung Lilipaly melalui unggahan di akun media sosial pribadinya.

Dengan grafis bertuliskan Thank You Dewa United berlatar warna emas khas klub.

Pemain berusia 36 tahun itu menutup lembaran perjalanan yang penuh kenangan bersama Dewa United.

Ucapan perpisahan itu bukan sekadar formalitas.

Lilipaly menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh pemain, staf pelatih, manajemen, hingga tim media yang selama ini menjadi bagian dari perjalanannya.

“Terima kasih kepada seluruh pemain, pelatih, staf, tim media, dan manajemen untuk musim yang telah kita lewati bersama. Bersyukur atas semua momen dan kenangan yang kita bagikan bersama. Berharap yang terbaik dan kesuksesan besar untuk semua orang di masa depan,” tulis Lilipaly.

Unggahan tersebut langsung dibanjiri komentar dari para penggemar dan rekan sesama pesepak bola. Salah satu yang mencuri perhatian datang dari penyerang Timnas Indonesia, Egy Maulana Vikri.

Baca Juga  Debut Pahit Bersama Persib, Begini Kata Gervane Kastaneer

Dengan singkat, Egy menuliskan komentar, “Papa legend,” disertai emoji api dan hati.

Kalimat sederhana itu menggambarkan besarnya rasa hormat para pemain terhadap sosok Lilipaly, baik di dalam maupun di luar lapangan.

Selama berseragam Dewa United, Lilipaly bukan hanya menghadirkan kualitas melalui statistik.

Pengalamannya yang pernah berkarier di Eropa membuatnya menjadi figur penting di ruang ganti sekaligus mentor bagi pemain-pemain muda.

Musim perdananya bersama Dewa United pada 2024/2025 menjadi bukti bahwa usia bukan penghalang untuk tetap tampil kompetitif.

Lilipaly tampil impresif dengan mencetak tujuh gol di semua kompetisi, termasuk kontribusi penting di turnamen pramusim.

Kemampuannya mengatur tempo permainan, membuka ruang, hingga mengirim umpan-umpan matang menjadi salah satu alasan Dewa United mampu bersaing di papan atas kompetisi.

Memasuki musim 2025/2026, menit bermain Lilipaly memang tidak sebanyak musim sebelumnya. Ia tampil dalam 28 pertandingan dengan total 1.279 menit bermain di kompetisi domestik.

Namun, berkurangnya durasi bermain sama sekali tidak mengurangi pengaruhnya di atas lapangan.

Justru di level Asia, kualitas Lilipaly kembali berbicara. Pada ajang AFC Challenge League, mantan pemain Bali United itu tampil efektif dengan menyumbangkan tiga assist hanya dalam empat pertandingan.

Baca Juga  Barito Putera Akan Hadapi Tantangan Berat di Markas Dewa United

Visi bermain, akurasi umpan, dan kemampuannya membaca permainan tetap menjadi senjata utama yang sulit tergantikan.

Kepergian Lilipaly tentu meninggalkan pekerjaan rumah bagi Dewa United. Sosok berpengalaman seperti dirinya tidak hanya memberi kontribusi melalui gol dan assist, tetapi juga menghadirkan ketenangan, kepemimpinan, dan mental juara di tengah skuad.

Di sisi lain, keputusan berpisah juga memunculkan tanda tanya besar mengenai destinasi berikutnya. Meski telah berusia 36 tahun, kemampuan Lilipaly masih diyakini mampu bersaing di level tertinggi sepak bola Indonesia.

Belum ada pernyataan resmi mengenai klub baru yang akan dibelanya. Namun, pengalaman panjang di kompetisi Eropa, kiprah bersama Timnas Indonesia, hingga penampilannya yang tetap konsisten bersama Dewa United membuat namanya diperkirakan masih akan menjadi incaran sejumlah klub besar Liga 1.

Kini, satu bab telah resmi ditutup. Namun bagi Stefano Lilipaly, perpisahan dengan Dewa United tampaknya bukan akhir perjalanan, melainkan awal dari tantangan baru dalam karier panjang seorang gelandang yang telah menjadi salah satu ikon sepak bola Indonesia.