INGATLAH.COM – Pagi itu, hamparan lahan jagung di Desa Batu Gajah, Kecamatan Tapung, Kabupaten Kampar, tampak hijau dan mulai menunjukkan pertumbuhan yang menjanjikan.
Di antara barisan tanaman yang tumbuh rapi, seorang anggota polisi terlihat menyusuri lahan, memperhatikan setiap detail pertumbuhan tanaman.
Ia adalah Aiptu Masri, Bhabinkamtibmas setempat yang turut memastikan jagung-jagung itu tumbuh dengan baik.
Bukan sekadar kunjungan biasa, kehadiran Aiptu Masri merupakan bagian dari komitmen Polri dalam mendukung Program Swasembada Pangan.
Di lahan seluas 0,5 hektare milik Kelompok Tani Hutan Mitra Mandiri itu, ia melakukan monitoring langsung terhadap pertumbuhan jagung pipil sekaligus mendengarkan berbagai persoalan yang dihadapi para petani.
Dengan langkah perlahan, ia meninjau kondisi tanaman, memperhatikan daun-daun yang mulai menguat, hingga mengecek kelembapan tanah.
Sesekali, ia berhenti untuk berdialog dengan petani, membahas teknik perawatan, pengendalian gulma, hingga cara menjaga kesuburan lahan agar hasil panen nantinya maksimal.
Pendampingan ini menjadi gambaran nyata sinergi antara Polri dan masyarakat. Di tengah berbagai tantangan pertanian, kehadiran aparat kepolisian di lapangan memberi semangat tersendiri bagi para petani untuk terus mengelola lahan mereka dengan optimal.
Kapolsek Tapung, Kompol Y. Emanuel Bambang Dewanto menegaskan bahwa peran Polri tidak hanya sebatas menjaga keamanan, tetapi juga turut hadir sebagai mitra strategis dalam mendukung program pemerintah, khususnya di sektor ketahanan pangan.
Ia mengapresiasi konsistensi Kelompok Tani Hutan Mitra Mandiri yang terus berupaya meningkatkan produktivitas jagung pipil di wilayah tersebut.
Menurutnya, kolaborasi antara petani, pemerintah desa, dan Polri menjadi kunci keberhasilan dalam mewujudkan swasembada pangan.
“Polri akan terus hadir mendampingi para petani. Kami sangat mengapresiasi semangat dan kerja keras kelompok tani. Harapannya, hasil panen nanti tidak hanya meningkatkan kesejahteraan petani, tetapi juga memperkuat ketahanan pangan nasional,” ujarnya.
Melalui monitoring yang dilakukan secara rutin, Polsek Tapung menunjukkan bahwa peran kepolisian kini semakin luas.
Dari menjaga keamanan hingga turun langsung ke lahan pertanian, semua dilakukan demi memastikan masyarakat dapat hidup lebih sejahtera dan mandiri.
Di Desa Batu Gajah, langkah kecil di antara barisan tanaman jagung itu menjadi simbol harapan besar bahwa ketahanan pangan dapat tumbuh kuat melalui kebersamaan.





