OlahragaPekanbaruRiau

Stadion Baru Persik Kediri Gelora Daha Jayati Ditargetkan Rampung 2027

×

Stadion Baru Persik Kediri Gelora Daha Jayati Ditargetkan Rampung 2027

Sebarkan artikel ini

INGATLAH.COM – Kabar menggembirakan datang bagi Persik Kediri dan ribuan Persikmania.

Stadion Gelora Daha Jayati (GDJ) yang dibangun di Desa Bulusari, Kecamatan Tarokan, Kabupaten Kediri, ditargetkan rampung pada 2027 dan siap menjadi markas baru Macan Putih mendampingi Stadion Brawijaya yang selama ini menjadi kandang Persik.

Saat ini, pembangunan stadion berkapasitas 15.000 penonton tersebut telah memasuki tahap ketiga.

Fokus pekerjaan pada fase ini adalah pemasangan atap stadion yang menjadi bagian terbesar dari keseluruhan konstruksi.

Bupati Kediri, Hanindhito Himawan Pramana, menegaskan proyek pembangunan Stadion Gelora Daha Jayati terus berjalan sesuai rencana.

Stadion yang dibangun melalui skema proyek multi years sejak 2023 itu ditargetkan selesai sepenuhnya pada 2027.

“Bobot pekerjaan terbesar pada tahap ketiga ini mencapai sekitar 70 persen untuk pemasangan atap. Kami menargetkan pekerjaan atap selesai pada tahun 2026,” ujar Hanindhito yang akrab disapa Mas Dhito.

Menurutnya, pekerjaan konstruksi tahap ketiga dimulai sejak 3 Juni 2026 dan dijadwalkan berlangsung selama 180 hari atau sekitar enam bulan hingga 29 November 2026.

Baca Juga  Kuasa Hukum Muflihun Beri ultimatum Tegas Ditreskrimsus Polda Riau, Ini Prihalnya!

Selain pemasangan atap, pembangunan tahap ini juga mencakup pekerjaan pengembangan kawasan stadion, termasuk pembangunan akses jalan yang nantinya akan memudahkan mobilitas suporter saat pertandingan berlangsung.

Mas Dhito mengungkapkan, jika pembangunan berjalan sesuai target dan stadion memenuhi standar minimum yang ditetapkan, bukan tidak mungkin Gelora Daha Jayati dapat mulai digunakan sebelum seluruh tahapan pembangunan selesai.

Untuk itu, Pemerintah Kabupaten Kediri berencana melakukan konsultasi dengan PSSI guna memastikan standar minimal yang harus dipenuhi agar stadion dapat difungsikan sementara.

“Kami akan berkonsultasi dengan PSSI mengenai standar minimal penggunaan stadion. Jika memungkinkan, stadion bisa digunakan sembari pembangunan tahap berikutnya tetap berjalan,” katanya.

Keberadaan Stadion Gelora Daha Jayati tentu menjadi harapan besar bagi Persik Kediri yang dalam beberapa musim terakhir terus berkembang sebagai salah satu kekuatan sepak bola nasional.

Bahkan, dalam dua musim terakhir, skuad Macan Putih sudah beberapa kali memanfaatkan stadion tersebut sebagai lokasi latihan.

Baca Juga  Antara Janji Kemandirian dan Ancaman Liberalisasi Terselubung

Pada tahap keempat yang dijadwalkan berlangsung pada 2027, pembangunan akan difokuskan pada penyelesaian jalan kawasan stadion, pemasangan sistem penerangan, serta pemasangan 10.000 kursi penonton.

Mas Dhito menekankan pentingnya komitmen seluruh pihak yang terlibat agar proyek dapat selesai tepat waktu dan sesuai spesifikasi yang telah ditetapkan dalam kontrak.

“Saya berharap seluruh pekerjaan dapat dipertanggungjawabkan dengan baik. Stadion ini sangat dinantikan masyarakat, sehingga saya akan terus melakukan pengawasan agar proyek berjalan sesuai target,” tegasnya.

Dengan nilai investasi mencapai Rp57 miliar, Stadion Gelora Daha Jayati tidak hanya diproyeksikan sebagai arena pertandingan sepak bola. Stadion ini juga dirancang sebagai pusat kegiatan olahraga, bisnis, dan hiburan yang dapat dimanfaatkan masyarakat secara luas.

Konsep sport, business, and entertainment yang diusung diharapkan menjadikan Gelora Daha Jayati sebagai salah satu ikon baru Kabupaten Kediri sekaligus mendukung perkembangan Persik Kediri menuju level yang lebih tinggi di masa mendatang.