RiauRokan Hilir

Ini Identitas Pria di Rokan Hilir yang Koma Dililit Ular 4 Meter

×

Ini Identitas Pria di Rokan Hilir yang Koma Dililit Ular 4 Meter

Sebarkan artikel ini

INGATLAH.COM – Identitas pria yang koma setelah dililit ular sawah sepanjang sekitar empat meter di Kabupaten Rokan Hilir akhirnya terungkap.

Korban diketahui bernama Alsuhaimi, warga Jalan Sudirman, Kelurahan Rantau Kopar, Kecamatan Rantau Kopar.

Peristiwa menegangkan itu terjadi di Jalan Asoka, Kelurahan Sungai Rangau, pada Kamis (18/6/2026) sekitar pukul 21.00 WIB dan sempat mengundang kepanikan warga sekitar.

Informasi yang dihimpun, insiden bermula ketika saksi bernama Mardi berteriak meminta pertolongan setelah melihat korban dililit ular berukuran besar di lokasi kejadian.

Teriakan tersebut langsung mengundang perhatian warga.

Dalam waktu singkat, sejumlah warga berdatangan dan mendapati Alsuhaimi sudah tergeletak di tanah dengan tubuh dililit ular yang masih bergerak agresif.

Kondisi malam yang gelap membuat situasi semakin mencekam. Namun warga tidak tinggal diam.

Dengan peralatan seadanya, mereka berusaha menyelamatkan korban dari lilitan mematikan tersebut.

Baca Juga  Tas Ransel Dalam Honda Brio Bongkar Dugaan Peredaran Ganja 300 Gram di Dumai

Sebagian warga memukul tubuh ular menggunakan kayu, sementara yang lain berupaya menarik lilitan yang membelit kuat di bagian dada hingga leher korban.

Proses penyelamatan berlangsung dramatis. Ular terus mempertahankan lilitannya, sementara kondisi korban semakin melemah dan mulai kehilangan kesadaran.

Anak korban yang berada di lokasi terlihat panik dan berusaha membantu, meski tak kuasa melihat kondisi ayahnya yang kian kritis.

Setelah perjuangan menegangkan, warga akhirnya berhasil melepaskan lilitan ular secara perlahan. Namun saat itu kondisi Alsuhaimi sudah sangat memprihatinkan.

Wajahnya tampak membiru, napasnya tersengal, dan tubuhnya lemas tak berdaya menunjukkan tanda-tanda kekurangan oksigen.

Korban kemudian segera dievakuasi ke Puskesmas Rantau Kopar untuk mendapatkan pertolongan pertama.

Namun karena kondisi terus memburuk, Alsuhaimi akhirnya dirujuk ke RSUD Duri Mandau, Kabupaten Bengkalis, guna menjalani perawatan intensif.

Baca Juga  Video Nyabu Tersebar, Sopir Muda di Riau Diciduk Polisi

Kapolres Rohil melalui Kepala Seksi Humas, Ipda Didi Sofyan, membenarkan kejadian tersebut.

“Benar, korban saat ini masih dirawat,” katanya.

Sementara itu, Kapolsek Rantau Kopar, Iptu Nanang Parindu, mengatakan hingga kini korban masih dalam kondisi koma dan menjalani perawatan intensif.

Pihak kepolisian menyebut insiden ini terjadi karena korban nekat mencoba menangkap ular tanpa mempertimbangkan risiko besar yang mengancam keselamatannya.

“Kami mengimbau masyarakat agar tidak melakukan tindakan berbahaya seperti menangkap ular berukuran besar. Jika menemukan hewan liar, sebaiknya meminta bantuan pihak yang berkompeten,” tegas Kapolsek.

Peristiwa ini menjadi pengingat bahwa ular berukuran besar memiliki kekuatan lilitan yang sangat berbahaya dan dapat mengancam nyawa dalam waktu singkat.

Kini, keluarga dan warga hanya bisa berharap Alsuhaimi segera melewati masa kritis dan kembali pulih.